banner 468x60

Wawan Ucapkan terimakasih atas respon Wabup Fauzi atas Ajakan Pelaku UMKM Pringsewu Agar Produk-produknya Mendunia

banner 160x600
banner 468x60


Wabup Pringsewu Fauzi dalam seminar Meraih Cuan dalam ekspor berjamaah yang diikuti para pelaku UMKM. (foto : ist)

Journalpolice.id | Pringsewu – Seminar bertajuk ‘Meraih Cuan Lewat Ekspor Berjamaah – Peluang, Strategi dan Aplikasinya’ digelar di Kabupaten Pringsewu. Fauzi mengajak pelaku UMKM di Pringsewu membuat produk-produknya mendunia.

Wawan selaku panitia ucapkan terimakasih atas respon wakil bupati PringSewu Lampung yang merespon seminar ini hingga forkompinda hadir hingga akhir acara selesai, Wawan adalah pemuda asal Sragen yang merantau untuk berjuang naikan kelas pelaku UMKM di Lampung, pemuda ini juga menjabat sebagai ketua cabang Perkumpulan industri pariwisata ekonomi kreatif putra Sukowati yang berkantor pusat disragen, serta jabatan lainya yang berguna menaikan UMKM naik kelas.

Seminar by online dan offline ini menghadirkan narasumber diantaranya Pakar Pembayaran dan Manajemen Resiko sekaligus Direktur PT. Indo Produk Semesta Budi Wicaksono, SE, MM, CSA, Ahli Marketing Agus Wiharjo, Pakar IT Ary Imran, kemudian hadir melalui zoom, diantaranya Pakar Ekspor Mahfoud Ali, dari ITPC Korea Selatan, serta dari Bank BNI.

Sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Pringsewu tampak antusias mengikuti kegiatan seminar yang dibuka oleh Wakil Bupati Pringsewu Dr. Fauzi, SE, M.Kom., Akt., CA, CMA dengan moderator Rohayati dari PT.Assalam Karya Manunggal di Gedung Assalam Trans Lantai II, Pringsewu Utara, Ahad (27/6/2021), dengan penerapan standar protokol kesehatan.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Camat Pringsewu Moudy Ary Nazolla, SSTP, MH, Lurah Pringsewu Utara Anshoruddin, S.Sos., panitia pelaksana Wawan serta dari Diskoperindag setempat.

Wabup Pringsewu Fauzi mengungkapkan, bahwa pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pringsewu relatif stabil, serta tidak terpengaruh oleh naik turunnya dolar, mengingat usaha terbanyak di daerah ini adalah UMKM dan lebih banyak pemakaian bahan dasar lokal. “Namun demikian, peredaran uang di Pringsewu cukup tinggi. Ada 16 lembaga perbankan di Pringsewu, namun statusnya bukan kantor cabang, kecuali BRI, sehingga transaksi keuangan tercatat di Bandarlampung,” ujar Fauzi.

Terkait kegiatan seminar tersebut, Wakil Bupati Pringsewu menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurut Fauzi, seminar ini merupakan salah satu bentuk peran serta pihak swasta dalam membangun dan memajukan Kabupaten Pringsewu, terutama dalam pemberdayaan UMKM. “Ini adalah hal baru di Kabupaten Pringsewu, dan merupakan kesempatan yang sangat baik untuk kita belajar dan berusaha, serta peluang bagi UMKM di Pringsewu untuk secara bersama-sama berkembang dan mencoba menembus pasar global. Mari kita jadikan produk-produk Pringsewu mendunia,” ajaknya.(WGM)

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.