banner 468x60

Warga Memprotes Kandang Ayam Di Desa Bulumanis Lor Pati

539 views
banner 160x600
banner 468x60


Journalpolice.id, Pati – Masyarakat resah soal adanya kandang ayam yang berdiri di RT 01 / RW 01 Bulumanis Lor Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati Jawa Tengah milik Agus Siswanto membuat masyarakat tidak bisa hidup sehat.

Pasalnya, imbas dari adanya kandang ayam membuat aroma disekitar kandang jadi tidak sedap, dan lalat banyak berkeliaran dimana-mana dengan jumlah yang tidak sedikit.

“Bagaimana tidak resah, karena setiap hari kami menangis karna bau dan lalat yang menjijikan ada di setiap sudut rumah kami, belum lagi saat kita keluar rumah selalu menghirup udara dengan bau yang menyengat dampak dari kandang ayam tersebut.” Ungkap salah satu masyarakat Bulumanis Lor belum lama ini.

Menurutnya, Pemilik kandang selama ini dianggap tidak pernah peduli dengan adanya pencemaran lingkungan yang terjadi, apalagi dengan munculnya bau menyengat dan lalat yang ada, sangat mempengaruhi kesehatan masyarakat.

“Sebenarnya pemilik sudah ada upaya untuk membenahi kandang dan kebersihanya, tapi pada kenyataanya, lalat malah semakin merajalela, Tuntutan kami hanya satu, agar kandang ayam segera pindah dari desa kami, dan kami minta Pemda Pati melalui dinas terkait tidak tinggal diam, karena sejauh ini kami sudah lapor ke kelurahan, DLH, bahkan sudah di cek Kapolsek, tapi belum ada hasil.” Katanya.

proses pembersihan kandang

Ditempat terpisah, Pemilik Kandang Ayam Desa Bulumanis Kidul Agus Siswanto ketika dikonfirmasi mengatakan, Kandang ayam yang dibangun sejak 2014 lalu sebelumnya tidak pernah ada masalah, bahkan ketika mendirikan kandang, pihaknya juga sudah melakukan ijin lingkungan, RT, bahkan ke tingkat Desa, “Sebenarnya kandang itu sudah lama, dan sejak dulu tidak ada masalah, namun baru kali ini dipermasalahkan,” Ujarnya. ( 12/11/19 )

Polemik yang terjadi soal imbas dari kandang ayam, bermula dari masalah keluarga yang berbuntut panjang lantaran masyarakat yang terprovokasi, sebab apabila yang dipermasalahkan soal pencemaran lingkungan, pihaknya juga sudah berupaya untuk melakukan pencegahan, misalnya, soal kotoran ayam selalu dikumpulkan dan diberikan ke orang yang membutuhkan untuk bahan baku pupuk, pencegahan untuk meminimalkan lalat dengan dilakukan penyemprotan secara berkala, termasuk menjaga kebersihan kandang agar pencemaran lingkungan itu tidak menyebar ke masyarakat.

“Jika yang dipermasalahkan warga sekitar adalah lalat dan pencemaran lingkungan, saya sudah melakukan apa yang disarankan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pertanian dan Peternakan, dan yang pasti upaya pencegahan untuk pencemaran sudah kami lakukan secara rutin,”Katanya.

Disinggung soal pemindahan kandang ayam miliknya, Agus mengaku tidak mempermasalahkan, asalkan ada tempat yang dianggap lebih layak, dan tidak mengganggu masyarakat, kapanpun akan siap dipindahkan, “Kalau disuruh pindah saya siap, asalkan disediakan tempat, namun apabila disuruh cari tempat atau lokasi sendiri, itu butuh proses,” Tambahnya. ( suf )

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.