banner 468x60

WARGA DESA KARANGWONO MEMINTA BONDO DESO DIKEMBALIKAN KE WARGA Bagian 2 MEDIASI YANG BERUJUNG RICUH

banner 160x600
banner 468x60

Journalpolice.id

Pati, 24 April 2018
Hari Selasa 24 April 2018 kembali warga masyarakat desa Karangwono berbondong bondong mendatangi Kantor Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati.

Mereka yang dengan jumlah lebih dari 200 orang itu kembali menuntut melalui Camat Tambakromo agar Bondo Desa yang dialih fungsikan secara sepihak oleh Kepala Desa Karangwono beserta BPD tanpa melalui rembug desa sebelumnya, agar dikembalikan ke warga.

Menurut keterangan warga, bahwa alih fungsi bondo desa yang telah disahkan melalui PERDES tertanggal 12 Februari 2018 itu tidak pernah disosialisasikan ke warga. Kali ini warga masyarakat dalam aksi demonya dengan membawa slogan “TANAH KHAS/BONDO DESO BONDONE WONG SAK DESO, ORA KENO KANGGO UPAH PERANGKAT…!!!”
Menurut keterangan warga, alih fungsi ini disebabkan oleh adanya penambahan jumlah Perangkat Desa dan untuk menggaji perangkat desa yang baru tersebut maka diambilkan sepenuhnya dari bondo deso.

Mendengar keputusan ini warga desa Karangwono sangat keberatan dan meminta kepada pihak desa untuk membatalkan keputusan itu. Namun ternyata pihak desa tidak menanggapi permintaan warga tersebut. Kontan saja ini memicu kemarahan warga.
Warga yang dipimpin oleh Koorlap Tono Lothok untuk kedua kalinya ramai ramai mendatangai Kantor Kecamatan untuk meminta kepada pihak Kecamatan agar turut serta membantu warga desa Karangwono dalam upaya mengembalikan bondo deso kepada warga.

Melalui jalan mediasi yang difasilitasi oleh pihak Kecamatan Tambakromo, Sarbini selaku Ketua BPD akhirnya mengakui kesalahannya dan siap untuk merevisi kembali keputusan atas PERDES tentang bondo deso yang telah disahkan oleh Sukarno selaku Kepala Desa Karangwono.
Namun rupanya pernyataan sikap Ketua BPD tersebut belum menyelesaikan masalah. Terjadi insiden yang akhirnya berujung ke Polsek Tambakromo. Salah satu warga peserta demo yang bernama Joko Setio dijambak rambutnya hingga hampir terjengkang kebelakang oleh Yoto Wakil Ketua BPD. Peristiwa ini kontan membuat warga marah dan membawa masalah insiden yang dilakukan Yoto Wakil Ketua BPD tersebut ke Kantor Kepolisian Sektor Tambakromo untuk menuntut keadilan sesuai jalur hukum yang berlaku.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada hasil kesepakatan dan keputusan atas permasalahan bondo deso yang terjadi di desa Karangwono Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati.

Kontributor :Team JournalPolice Pati

Editor gendut jp

Email Autoresponder indonesia
author
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.