banner 468x60

USAI DEBAT PILPRES, HOTMAN PARIS TANTANG JOKOWI TEGAKKAN KEADILAN KASUS HUKUM DOKUMEN BENAR JADI SALAH, SALAH DIBENARKAN

banner 160x600
banner 468x60

Usai Acara Debat Pilpres Perdana, Hotman Paris Tantang Jokowi Selesaikan Kasus Hukum Jenny di Bali

Pengacara tenar Hotman Paris Hutapea (kiri) dan capres nomor urut 01 Joko Widodo. – WK/TRIBUNNEWS

JP- JAKARTA – Usai acara debat Pilpres perdana yang disiarkan beberapa stasiun televisi secara langsung semalam, Kamis (17/1/2019).

Pengacara tenar Hotman Paris Hutapea langsung menantang Capres nomor urut 01 Joko Widodo menyelesaikan kasus hukum di Bali terkait dengan penetapan status tersangka oleh polisi kepada seorang wanita warga biasa hanya karena dokumen gugatan perdata.

Di acara debat semalam Capres Joko Widodo berkali-kali meminta kepada masyarakat atau siapa pun agar langsung mengadukan jika mereka menemui kasus hukum yang dinilai tidak adil.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi ketika Capres 02 Prabowo Subianto melontarkan kritikan agar pemerintah bersikap adil dalam kasus kepala desa di Mojokerto yang ditahan polisi hanya karena mendukung pasangan Capres Prabowo Subianto-Cawapres Sandiaga Uno.

Melalui akun instagramnya, Hotman Paris Hutapea mencoba menagih janji Jokowi tersebut dengan melaporkan adanya kasus hukum yang menimpa wanita wong cilik di Bali bernama Jenny.

Jenny kini dijadikan tersangka kasus pemalsuan dokumen atas tuduhan berbuat bohong oleh polisi hanya berdasarkan surat gugatan perdata yang diajukan Ibu Jenny ke pengadilan.

“Tadi malam di debat capres-cawapres, Bapak jokowi mengatakan, adukan kalau ada masalah. Sekarang saya mau mengadukan kasus hukum nih,” ujar Hotman Paris Hutapea, Jumat (18/1/2019) sekitar 1 jam lalu.

Menurut Hotman Paris Hutapea, Jenny mengajukan gugatan secara perdata sebuah kasus ke pengadilan di Bali.

Tapi, oleh penyidik dokumen pengaduan gugatan itu dinyatakan palsu dan bohong sehingga Ibu Jenny dijadikan tersangka pelanggaran Pasal 262 dan Pasal 263 KUHP.

“Yang berhak menilai gugatan itu sah atau tidak,dikabulkan atau tidak, itu hakim. Tapi oleh penyidik Si Jenny malah dijadikan tersangka,” ujar Hotman Paris Hutapea.(red.rhdyt/sbr:dtknews)

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.