banner 468x60

Tuntut Kesejahteraan Dan Kenaikan Tunjangan, BPD se Kabupaten Pati Boikot Stempel

banner 160x600
banner 468x60

Journalpolice.id | PATI – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se kabupaten Pati melakukan pemboikotan stempel saat aksi unjuk rasa menuntut kesejahteraan dan kenaikan tunjangan yang selama ini dianggap tidak layak.

Aksi unjuk rasa itu dilakukan di depan Kantor Bupati Pati dan di lanjutkan di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati menuntut kesejahteraan dan kenaikan tunjangan yang di anggap tidak layak di banding dengan daerah lain.

” Masalah jumlah nominal disesuaikan yang penting layak, kami meminta dari per tahun dirubah jadi perbulan dan kami membandingkan dengan daerah lain seperti, Rembang, Blora, Kudus dan Jepara,” Ungkap Budi Antoro perwakilan BPD dari kecamatan Margoyoso kepada sejumlah wartawan, Kamis (16/6/2022)

Hal itu dilakukan sebagai bentuk kekecewaan dan keseriusan mereka (BPD-red) untuk menuntut dan memperjuangkan nasib, sebab kesejahteraan dan tunjangan yang selama ini diterima anggota BPD dianggap tidak layak dibanding daerah lain.

“Semua stempel BPD se kabupaten Pati kita kumpulkan, kita titipkan di kantor Bupati pati, dan apabila muncul stempel BPD di Desa, dipastikan itu stempel ilegal,” Ujar Budi

Tidak hanya kesejahteraan dan tunjangan yang dianggap tidak layak, sebagai mitra kerja Pemerintah Desa (Pemdes), peran BPD seakan di kesampingkan. Pihaknya juga sudah melakukan koordinasi sengan Pemerintah Daerah (Pemkab) Pati, akan tetapi hasilnya nihil.

“Kita sudah koordinasi dengan (Pemkab) Pati, akan tetapi hanya janji-janji manis saja, apa bila ada kenaikan tunjangan, secara bertahap pun tidak masalah,” Katanya

Budi Antoro mengkleim, bahwa birokrasi Pemerintahan tingkat Desa akan sedikit terganggu dampak dari pemboikotan stempel BPD se kebupaten Pati, apa lagi yang berkaitan dengan BPD.

“Belum tau sampai kapan, yang pasti, birokrasi Pemerintahan tinggkat Desa akan sedikit terganggu selama tuntutan kami belum terealisasi,” Pungkasnya

( Suf/JP )

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.