banner 468x60

Tindakan Tegas Petinggi Kali Garang Kepada Warganya

113 views
banner 160x600
banner 468x60


Journalpolice.id | jepara Petinggi ( Kepala Desa ) Desa Kali Garang, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Rokhmad Kusmanto bersama Sekretaris Desa (Carik) Sunarto didampingi oleh Babinsa Desa Kaligarang Koramil 08/Keling Serma Rosyidin.

Pada hari Rabu, 24/3/2021, memberikan penjelasan kepada beberapa awak media yang hadir untuk meminta informasi, klarifikasi dan konfirmasi, di kantor balai desa Kali Garang, mengenai permasalahan dengan salah satu warganya yang bernama Sarijo bertempat tinggal di Rt.2 / Rw.1, Desa Kaligarang, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

“Permasalahan kami, sejatinya bukan masalah pribadi, ataupun ada kaitannya dengan politik pilpet atau pemilihan Petinggi / Kepala Desa, namun murni adanya keluhan dan komplain dari beberapa warga kami, atas pengrusakan jalan dan penanaman pohon secara sepihak di jalan lingkungan wilayah Rt.2 / Rw.1, yang dibangun tepat melintasi depan tanah kosong milik Sarijo, dan program pembangunan itu terjadi di masa kepemimpinan Petinggi lama, dan permasalahan ini terjadi di bawah kepemimpinan saya,

sehingga kami harus ambil sikap dan menindaklanjuti keluhan beberapa warga kami lainnya, saya hanya memposisikan berimbang dalam kasus ini, jangan hanya perilaku salah satu orang warga, namun merugikan kepentingan warga lain, bahkan berimbas buruk kepada masyarakat umum,” katanya.

Sebagai Petinggi dan secara kelembagaan kami mengambil sikap melalui carik, untuk melaporkan perilaku warga kami ke Polisi atas dasar pengrusakan jalan atau fasilitas umum (negara), yang mana pembangunan jalan lingkungan itu melalui sumber keuangan pemerintah.

Sejak awal permasalahan ini sudah kami mediasi dan musyawarahkan bersama sama antara warga lingkungan Rt.2 / Rw.1 sekitar dengan Sarijo, selaku pemilik tanah atau ahli waris yang terletak persis samping jalan sepanjang kurang lebih 300m.

Carik Sunarto menjelaskan “pembangunan jalan lingkungan itu sejak proses awal tidak ada keberatan dari warga sekitar, namun di awal bulan Februari 2021, justru di permasalahkan oleh salah satu warga, kalau berdasarkan buku tanah desa, jalan itu sudah lama ada, dan dalam proses pembangunan juga tidak sejengkal pun baik dalam ukuran luas dan panjangnya merugikan warga Rt.2 / Rw.1. Proyek pembangunan jalan lingkungan juga sudah melalui kesepakatan desa dan di saksikan oleh warga masyarakat,” jelasnya.

Awak media bersama Petinggi, Carik, Babibsa dan Perangkat Desa, mendatangi objek sengketa yaitu jalan lingkungan yang terletak di Dukuh Tarokan, Rt.2 / Rw.1, jalan itu dipermasalahkan oleh salah satu warga yang bernama Sarijo.

Saat di lokasi atau TKP, menurut Ketua Rt. 2 / Rw. 1, Kastari yang kami temui menyatakan “saya menyerahkan permasalahan ini kepada pemdes atau Petinggi untuk memberikan pelajaran, atas perilaku orang tersebut, karena selama hampir 25 tahun tinggal di sini, saya sudah faham betul wataknya” katanya.

Mbah Joyo salah satu warga yang hadir di lokasi menjelaskan bahwa jalan ini bukan tanah pribadi, jadi tidak selayaknya dia ambil tindakan dengan menaruh pecahan kaca dan menanami pohon, karena membahayakan pengguna jalan yang melintas.

“Memang sarijo itu orang yang tidak mau bersosialisasi dan tidak mudah bergaul, bahkan kerja bakti pun enggan,” tambahnya.

Warga yang bernama mbah Munarsih, yang rumahnya persis samping Sarijo, juga dalam kesempatan yang sama, mengeluhkan atas penyerobotan tanah miliknya oleh Sarijo.

Ketika ditanyakan mengenai langkah hukum, Petinggi atau Kepala Desa Kali Garang, memberikan pernyataan “Saya siap mencabut aduan oleh pihak kami ke Polsek Keling, namun dengan syarat Sarijo mau diajak musyawarah untuk mengembalikan kondisi jalan seperti semula akibat tindakannya yang akan merugikan banyak orang,” ungkapnya.

Pelaporan pihak desa ke kepolisian, karena sudah melalui banyak pertimbangan dan masukan dari warga. Kami tidak sentimen kepada salah satu warga kami, namun kami hanya menjalankan tugas dan mentaati aturan, sehingga dengan terpaksa dan berat hati, karena itu warga kami juga terangnya.(bagus/Jatmiko)

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.