banner 468x60

Tim Satgas Pangan Kalteng Melakukan Cek Harga di Dua Pasar

banner 160x600
banner 468x60

Journalpolice. id

Palangka Raya Kalimantan Tengah – Tim Satuan Tugas (Satgas) Kalimantan Tengah melakukan pengecekan harga kebutuhan Bahan Pokok di dua Pasar yang berbeda di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah menjelang Natal dan Tahun Baru 2018, Rabu (13 /12/2017).

Tim tersebut terdiri dari Polda Kalteng, Polres Palangka Raya dan jajaran, Disperindag Provinsi, Bulog Provinsi, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan, Balai Provinsi, Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Berangkat dari Polda Kalteng dengan menggunakan mobil dan bus, tim mengawali pengecekan di kawasan Pasar Besar, Jalan Ahmad Yani. Untuk mengecek harga dibeberapa kebutuhan yang dilakukan mulai pengecekan dari harga beras, bawang, cabe, daging, telor dan lain-lain.

“Pengecekan dilakukan untuk mengetahui apakah ada lonjakan harga atau tidak. Selain di Pasar Besar, pengecekan juga di lakukan Pasar Kahayan,” kata Kabid Humas Polda Kalteng, AKBP Pambudi Rahayu.

Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kalimantan Tengah menyimpulkan harga kebutuhan pokok yang dijual di pasar masih terbilang stabil. Ini setelah dilakukan pengecekan langsung dengan melibatkan puluhan anggota dari tim tersebut.

“Sampai sekarang harga masih stabil. Masih sesuai dengan apa yang diinginkan pemerintah,” kata koordinator kegiatan AKBP Jafar.

Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Kalteng ini menuturkan sebelumnya pihaknya juga telah melakukan pemantauan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga menjelang perayaan Natal dan tahun baru 2018.

Sementara itu, Harga pangan diprediksi akan naik mendekati hari H perayaan Natal. Tepatnya dimulai antara tanggal 23 dan 24 Desember 2017.

Prediksi ini berdasarkan penuturan beberapa pedagang di kawasan Pasar Besar ketika tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kalimantan Tengah melakukan pengecekan harga di Pasar Besar Palangka Raya.

Pedagang daging, Endang salah satunya. Dia menuturkan, saat ini harga perkilo untuk daging sebesar Rp 120 ribu hingga Rp125 ribu. “Kalau udah dekat antara tanggal 23-24 bisa naik jadi Rp 150 ribu per kilo gram dan hal ini sudah biasa terjadi setiap tahunnya menjelang hari raya besar,” katanya.

Demikian halnya dengan beras, seperti beras medium, beras lahap yang 20 kilo hingga mencapai harga sebesar Rp 235 ribu, dikatakan oleh salah satu pedagang beras bernama cecep. Begitu pula dengan telor yang ketika ditanya oleh Tim Satgas telur per butir nya ada yang seharga Rp 16 ribu hingga Rp 17 ribu /butir yang hanya naik seribu rupiah.

“Dari hasil pengecekan, menurut para pedagang akan naik pada tanggal 23-24. Tapi tidak seberapa. Kita tetap waspada dan kita lakukan pemantauan terus,” ucap koordinator kegiatan sekaligus sebagai Dirbinmas Polda Kalteng AKBP Jafar.

Salah satu penyebab kenaikan harga berdasarkan salah satu pedagang ini karena banyaknya permintaan warga menjelang hari Natal.

Contributor Kalteng : Anty

Editor : gendut jp

Email Autoresponder indonesia
author
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.