banner 468x60

Tim gabungan Polda-Polres bekuk pelaku begal Polwan

518 views
banner 160x600
banner 468x60

Editor : Awi JP

KORBAN BEGAL: Bripda Puji Lestari. (Dok.www.journalpolice.id)


    Jawa timur – Perburuan polisi Polres untuk dapat mengungkap aksi perampasan motor seorang polwan beberapa waktu lalu, terbilang cepat. Tim gabungan dari Polda Jatim dan Polres Pasuruan Kota akhirnya berhasil membekuk dua diantara enam pelaku komplotan begal yang beraksi di Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Riyanto membenarkan hal itu. Menurutnya, saat ini masih dilakukan pengembangan terkait dengan keberadaan pelaku lain. “Ya (memang sudah ada yang ditangkap), masih pengembangan,” ujarnya kepada media ini tanpa menyebutkan nama, siapakah dua pelaku yang sudah diamankan tersebut.

Riyanto menyebutkan, keberhasilan itu adalah berkat kerjasama dengan tim dari Polda Jatim pimpinan AKBP Bobby. Usai kejadian, polisi memang tancap gas untuk memburu dua pelaku. Sayang, Riyanto tak menyebut jumlah komplotan pelaku begal yang merampas motor polwan anggota Polsek Gadingrejo itu.

Hanya saja, ia menegaskan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku lain. Menurutnya, dengan tertangkapnya dua orang pelaku itu, diharapkan akan mempermudah penyelidikan terhadap pelaku lain. “Nanti akan kami rilis,” beber Kasatreskrim murah senyum itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang polwan anggota Polsek Gadingrejo menjadi korban begal. Polwan berpangkat Bripda itu dicegat kawanan begal yang mengenakan pakaian serba gelap saat melintas di Jalan Raya Kraton, Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

Saat itu, ia tengah berangkat dinas sebagai bintara SKCK di Polsek Gadingrejo pada Senin (14/5) pukul 04.30. Bripda Puji Lestari yang beralamatkan di Surabaya, itu bermaksud untuk menuju ke mesnya yang tak jauh dari Polsek Gadingrejo. Itu, dilakukan untuk mengambil seragam sebelum berdinas hari itu.

Pasca kejadian, tak hanya motornya yang raib. Namun, dua buah ponsel, sejumlah surat penting seperti KTP, SIM, dan KTA pun turut dibawa kabur pelaku lantaran semua barang berharga itu disimpan di dalam jok motor. Jajaran polsek di wilayah timur sempat berupaya menghadang komplotan pelaku yang kabur ke arah timur itu. Meski polisi sempat melacak ponsel korban melalui GPS, sesaat setelah itu upaya tracking itu juga pupus, diduga pelaku telah mematikan ponsel korban.

 

( sumber – JP )

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.