banner 468x60

TIGA TERSANGKA DUGAAN PUNGLI PASAR CEPU DITETAPKAN HARI INI.

253 views
banner 160x600
banner 468x60


Journalpolice.id, Blora – Setelah menunggu beberapa bulan, Akhirnya Kejaksaan Negeri Blora (Kejari) menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) pasar induk cepu melalui konfrensi pers yang digelar di Kantor Kejaksaan Negari Blora. Dalam konfrensi pers, Yohanes Avilla Agus Awanto sebagai Kepala Kejari (Kajari) Blora mengatakan Ketiga tersangka yakni berinisial S, W, MS.
“ada tiga tersangka dalam kasus ini, ketiganya berinisial S,W dan MS”.

Kata Kajari Blora saat Konfrensi pers. (30/7)
Dirinya juga menerangkan penetapan ketiga tersangka ini pada hari jumat (23/7) lalu, selain itu pihaknya juga sudah melayangkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada tiga tersangka.

“mungkin minggu depan kita agendakan untuk memeriksa keterangan tiga tersangka dan tersangka diberikan kesempatan untuk menunjuk kuasa hukum”. Terangnya.

Ketiga tersangka diduga melanggar pasal 12 huruf E UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, Juncto pasal 55 ayat 1 KUHP Juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP, selain itu juga dikenai pasal 11 UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, juncto pasal 55 ayat 1 KUHP junto pasal 64 ayat 1 KUHP serta pasal 3 UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto pasal 55 ayat 1 KUHP juncto pasal 64 ayat 1 KUHP.

Sebelum penetapan tersangka, Kejari telah melakukan penyitaan uang sebesar Rp. 865 Juta dari kas daerah terkait dugaan kasus pungutan liar di pasar induk cepu pada 28 April 2021 lalu. Pihak kejaksaan juga sudah menaikkan status penyelidikan ke penyidikan.

Sejumlah orang pun di panggil Kejari Blora untuk dimintai keterangan, mulai dari pejabat Dindagkop dan UMKM Blora, Bagian Hukum Setda Blora, pedagang, kepala UPT Pasar wilayah II, kepala dan bendahara Pasar Cepu, hingga pihak BPPKAD Kabupaten Blora.

Besaran uang yang ditarik dari pedagang untuk kios bervariasi, mulai dari Rp 30 juta, Rp 60 Juta dan Rp 75 juta. (Prasetyo, jp)

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.