banner 468x60

Telan Anggaran Milyaran Rupiah, Proyek Pembangunan Puskesmas Pecangaan Dinilai Mangkrak, LPKSM Putra Lawu : Ada Dugaan Penyelewengan Anggaran

banner 160x600
banner 468x60

Journalpolice.id | JEPARA – Proyek pembangunan gedung Puskesmas Pecangaan, Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah diduga bermasalah serta ada dugaan penyelewengan anggaran, sebab sampai saat ini gedung tersebut belum bisa difungsikan secara maksimal dan terkesan terbengkalai.

Data yang dihimpun media dilapangan, proyek dengan nilai anggaran Rp 3.458.934.000,- diploting dari APBD Tahun 2019 yang dikerjakan CV. Adjima pada bulan Juni-Desember 2019 yang didampingi Tim TP4D Kejaksaan Negeri (Kejari) Jepara, akan tetapi pada Tahun 2021, proyek pembangunan Puskesmas Pecangaan kembali mendapat kucuran dana sebesar Rp 1.463.270.000,- namun anggaran tersebut tidak jelas darimana, hanya saja yang tertera dipapan informasi proyek, anggaran tersebut untuk pembangunan pagar dan penataan lingkungan puskesmas Pecangaan yang dikerjakan CV.Indo Jaya Karya Mandiri dibawah pengawasan CV.Arwindo sebagai konsultan pengawas.

Menanggapi hal tersebut, Jatmiko selaku Ketua LPKSM Putra Lawu DPC Jepara kepada wartawan menilai pembangunan puskesmas Pecangaan yang menelan anggaran milyaran rupiah dianggap proyek gagal, meskipun dalam proses pembangunan di awasi Tim TP4D Kejaksaan Negeri Jepara.

” Kami meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk usus tuntas dugaan penyelewengan anggaran pembangunan puskesmas Pecangaan, terutama Kejari Jepara yang saat itu menurunkan Tim TP4D untuk melakukan pendampingan.” Papar Jatmiko

Tidak sampai disitu, jika APH terutama Kejari Jepara masih diam saja dan tidak melakukan apa-apa terkait dugaan penyelewengan anggaran pembangunan puskesmas Pecangan, LPKSM Putra Lawu ancam akan membawa permasalahan ini ke timgkat yang lebih tinggi.

” Kalau Kejari Jepara tidak menanggapi, kita bawa permasalahan ini ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) ataupun ke KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).” Pungkas Jatmiko

( red/jp )

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.