banner 468x60

Tak Ada Kesamaan Dokumen Lahan KPI Seluas 1.036 Hektar, Ketua DPRD : Tak Pernah Dipaparkan

banner 160x600
banner 468x60

Journalpolice.id | PATI – Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin mengaku selama ini belum bernah mendapat paparan dari DPUPR soal lahan KPI seluas 1.036 Hektar. Menurutnya, apabila ada pernyataan DPUPR bahwa lahan itu sudah dibahas sejak awal dan sudah dipaparkan sejak 2019 lalu, itu adalah versi DPUPR Pati, akan tetapi anggota DPRD yang tergabung dalam Pansus tidak pernah mendapat paparan soal lahan seluas 1.036 Hektar untuk KPI.

“Dalam Perda RTRW memang sudah masuk ketika disahkan menjadi Perda, namun hal itu tidak ada pemaparan secara rinci,” ungkap Ali Badrudin kepada wartawan, Jum’at (8/4/2022)

Lahan untuk KPI seluas 1.036 Hektar kemungkinan disampaikan secara tertulis, tidak secara lisan, sebab selama ini anggota DPRD pati dalam membahas Perda itu sesuai tatabahasa dan lahanya.

“teman-teman DPRD terkejut ketika ditemukan lahan seluas itu, karena selama ini tidak pernah disampaikan,” ujarnya

Ali Badrudin menambahkan, bahwa Pansus RTRW sudah selesai, karena dianggap ada kejanggalan, maka sesuai rencana Komisi C akan memanggil DPUPR untuk dimintai keterangan.

“Yang tergabung dalam Pansus banyak yang dari Komisi C, sesuai rencana biar Komisi C yang memanggil DPUPR untuk rapat,” cetusnya

Menurut Politikus PDIP itu, normatifnya satu kecamatan seharusnya tidak ada lahan untuk Industri (KPI) seluas 1.036 Hektar, karena di kecamatan Trangkil termasuk lahan pertanian produktif, padahal masih banyak lahan yang dianggap kurang produktif yang bisa dijadikan kawasan industri.

“Saya sangat senang dan mendukung adanya pabrik-barik di Pati, akan tetapi saya selaku pemangku jabatan, alangkah baiknya diambilkan daerah yang tidak produktif tetapi lahanya bisa dijadikan kawasan industri. Jadi membuka satu lapangan pekerjaan tanpa mengorbankan lapangan pekerjaan yang lain,” pungkasnya

( suf/jp )

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.