banner 468x60

SOSIALISASI DANA TRANSFER DESA, BUPATI HARAP SEMUA DESA PUNYA SATU PRODUK UNGGULAN

banner 160x600
banner 468x60

JP-SRAGEN – Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati membuka acara “Sosialisasi tentang Dana Transfer Kepada Pemerintah Desa Tahun 2019 Kabupaten Sragen” yang bertempat di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen, Senin (18/03/2019).

Sosialisasi ini untuk mewujudkan pengelolaan keuangan desa yang transparan, akuntabel, partisipatif serta dapat dilakukan dengan tertib dan disiplin penggunaan anggaran.

Turut hadir pada acara tersebut Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno, S.E., Kepala Inspektur Daerah Kab. Sragen DR. Wahyu Widayat, M.Si., Kadin Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sragen Drs. Joko Suratno, Polres Sragen, Camat se-Kabupaten Sragen, dan Kepala Desa / Lurah se-Kabupaten Sragen.

Kepala Dinas PMD Sragen Drs. Joko Suratno dalam laporannya menyampaikan kegiatan sosialisasi ini merupakan kegiatan lanjutan yang telah dimulai beberapa waktu lalu dengan memberikan sosialisasi kepada seluruh Camat, Kasi pemerintahan dan Pendamping Desa.

Diharapkan dalam minggu ke-3 bulan Maret ini telah dilakukan proses pengajuan kepada Kabupaten melalui Dinas PMD Sragen dan dilakukan secara serentak se-Kecamatan ke Kas Negara lewat Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kab. Sragen.

“Nanti setelah pengajuan dari Dinas PMD kepada Kas Negara dana akan di transfer ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ataupun Bendahara Daerah atau Kas Daerah dan hanya dibolehkan maksimal 7 hari dana itu berada di Kas Daerah dan harus segera ditransfer ke Kas Desa, “ imbuhnya.

Pihaknya berharap kedepannya kegiatan yang didanai desa di tingkat desa akan terdapat sinergitas dengan program dari SKPD.

“Agar kepala desa dapat memahami keuangan desa secara baik dan juga pelaksanaannya bisa tepat waktu. Sehingga yang dibelanjakan betul – betul bisa membawa kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat desa seluruh Kabupaten Sragen,“ pungkasnya.

“Untuk itu kami minta satu kecamatan bareng – bareng, agar 20 kecamatan bisa selesai bersama kemudian kita ajukan untuk tertib administrasi“ pesan Kadin PMD Joko Suratno.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan jika dana transfer ke desa setiap tahun selalu meningkat, karena hasil dari pelaksanaan dana transfer sangat bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok desa.

“Dengan adanya kebijakan dana transfer ke pemerintah desa, masyarakat desa sekarang sudah lebih maju dan sejahtera.” terang Bupati.

Bupati menambahkan jika mulai tahun ini lebih fokus kepada pemberdayaan ekonomi dengan menemukan inovasi baru dengan mengembangkan potensi unggulan setiap desa.

“Kami berharap dua sampai dengan tiga tahun kedepan, semua desa minimal memiliki satu produk unggulan one village one product, selanjutnya pengembangan produk unggulan desa (prudes) dan produk unggulan kawasan pedesaaan (prukades) untuk bisa mendatangkan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat,“ pesan Bupati.

Terkait hal tersebut, Bupati berpesan kepada Kepala desa untuk mengoptimalkan peran kasi dan kaur sebagai Pelaksana Kegiatan (PK) bersama Tim Pengelola Kegiatan (TPK).

“Ini adalah ketentuan mutlak yang telah diamanahkan oleh peraturan perundangan, oleh karena itu jika saat sekarang masih ada desa yang tidak dengan sungguh-sungguh memanfaatkan PK & TPK nya,” pungkasnya.

“TPK hanya dijadikan cap stempel adalah sebuah kesalahan yang besar, jadi saat ini sudah tidak jamannya lagi segala sesuatu dilaksanakan sendiri oleh seorang kepala desa.” tegas Bupati.

Pada tahun 2019 ketentuan secara umum penggunaan Dana Desa (DD) telah diatur dalam peraturan menteri, dan diharapkan untuk mengalokasikan kegiatan, diantaranya:

Kegiatan penanganan, Pengembangan SID untuk mendukung smart village, Kegiatan Inovasi Desa, Kegiatan Pengembangan Ketahanan Keluarga/PKK, Pengembangan BUMDesa, Pengembangan Teknologi Tepat Guna (TTG), Kegiatan pengendalian penduduk dan Keluarga Berencana, Kegiatan kampung KB, Pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, Penanggulangan HIV/AIDS, Rumah Tangga Layak Huni (RTLH) dan Perpustakaan desa.

Materi sosialisasi ini berisi tentang pengawasan dan juga pengawalan dana desa baik dari kepolisian Polres Sragen maupun dari Kejaksaan Negeri Sragen dengan Narasumber Kanit Tipikor Polres Sragen Ipda Mulyono, SH, Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara dari Kejaksaan Negeri Sragen Langgeng Prabowo, SH dan Kepala Inspektur Daerah Kab. Sragen DR. Wahyu Widayat, M.Si. (red.mjp/Sbr_HUMAS)

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.