banner 468x60

SOLUSI M1 UNTUK PRESIDEN TRUMP MEMBAWA KEJAYAAN KEMBALI KE USA! VIENTIANE

banner 160x600
banner 468x60

 

MEDIA RILIS
Untuk Segera Di Rilis
SOLUSI M1 UNTUK PRESIDEN TRUMP MEMBAWA KEJAYAAN KEMBALI KE USA!
VIENTIANE, Laos P.D.R, March 12, 2018 – Deklarasi Donald Trump pada tanggal 21 Desember 2017, yang telah mengumumkan keadaan darurat nasional sebagai tanggapan atas pelanggaran hak asasi manusia dan korupsi yang merajalela di seluruh dunia, mengilhami sebuah undangan dari Raja Kailasa (alias M1), untuk memberikan SATU solusi ekonomi kepada Presiden AS untuk mengakhiri sistem perbudakan utang dunia.

Undangan bersejarah ini, dikenal dengan nama M1 SOLUTION FOR USA, Ref: M1-SOLUTION / 2018-2-27 / USA, dikirim ke Presiden Trump pada tanggal 27 Februari 2018 setelah melakukan pendistribusian ke semua kedutaan besar dan badan pemerintah dunia, Mandat UN Swissindo untuk Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, H.E. Antonio Guterres, untuk mengakhiri sistem perbudakan dalam semua wujud di dunia dan mengembalikan pelimpahan kesejahteraan ke 7,4 miliar manusia di setiap negara di dunia. Penerimaan undangan ini sejajar dengan Perjanjian Green Hilton yang ditandatangani Presiden JF Kennedy dengan Presiden Sukarno (M1 sebelumnya), pada 14 November 1963, hanya 8 hari sebelumnya JFK di asasinasi. Signifikan penerimaan Solusi M1 dan dampaknya akan lebih besar lagi, yang menyangkut dengan lebih dari 78 miliar kg. emas dan platinum milik UN Swissindo.


Mandat yang disampaikan pada tanggal 10 Januari 2018 kepada Sekretaris Jenderal PBB, H.E. Antonio Guterres, didistribusikan ke masing-masing Anggota Negara PBB, termasuk Amerika dan Swiss – yang tidak lagi memegang hak pencetakan mata uang, karena sudah jatuh tempo pada tanggal 17 Agustus 2015, dari perjanjian sewa 70 tahun sejak 1945 – menginstruksikan mereka untuk melakukan pencetakan mata uang global yang didukung emas “ESTWO” sebesar 20% dari masing-masing Kuota Negara bernilai US $ 138,99 Triliun.


Presiden Besar UN Swissindo, Royal K.681 H.M. MR.A1.Sino.AS.S “2” .IR.Soegihartonotonegoro HWST.M1, alias “M1”, sebagai Pemegang Tunggal semua aset dunia dan agunan (Kerajaan & Negara), dan Pemilik, Komando, Kontrol Tunggal dan Pengawas Keuangan Mata Uang Bangsa, telah menngundang Presiden Trump untuk menerima sebuah SOLUSI yang akan mengembalikan Kejayaan di Amerika Serikat, melalui UN Swissindo Perintah Pembayaran 1-11 (P1-11) program, yang meliputi:
Jaminan berupa Sertifikat Pembebasan Beban Utang (SPBU) untuk hutang negara nasional Amerika Serikat, sekitar US $ 20 Triliun, yang akan dibayar penuh oleh UN Swissindo.

Program Sertifikat Pembebasan Beban Utang (SPBU), yang telah berlaku sejak 4 Februari 2016, yang memenuhi kewajiban untuk mencapai kesejahteraan dan pemulihan Kemerdekaan bangsa-bangsa, termasuk Amerika Serikat dan 253 negara, yang terjerat dalam Beban Utang, untuk dberikan kredit maximum $ 2 miliar Rupiah untuk setiap individu, dan kredit maximum US $ 2 Miliar untuk setiap non-individu,perusahaan/korporasi.

M1 Master Bond Voucher (VM1), divalidasi 9 Mei 2017, untuk mewujudkan kesejahteraan yang memenuhi amanah Tuhan YME, untuk pemerataan Kesejahteraan Rakyat, di seluruh wilayah Amerika, dan 7,6 Miliar Dunia umat, dengan adanya jaminan biaya hidup sepanjang hayat yang sebesar US $ 600 (Enam Ratus Dolar) per bulan untuk siswa dibawah17 tahun dan US $ 1.200 (Seribu Seratus Dua Ratus) setiap bulan, untuk setiap warga dunia berusia 17 tahun ke atas dengan identitas yang sah.

M1 memberikan Devisa baru sebesar 2% untuk Negara Amerika Serikat sesuai data populasi tahun 2016-2017, dengan asumsi pertumbuhan 5% per tahun, per transaksi Voucher M1.

• M1 memberikan Amerika Serikat izin pencetakan mata uang global ESTWO untuk sebesar 20% dari masing-masing Kuota Negara, senilai US $ 138.990.000.000.000,00 (Seratus Tiga Puluh Tiga Triliun, Sembilan Ratus Sembilan Puluh Miliar), dalam 1, 2, 5, 10 , 20 denominasi dengan Nilai Tukar 225 terhadap mata uang lokal, sesuai dengan surat Mandat M1 ke Sekretaris Jenderal PBB (M1-UN / MANDATE / 02012018).
• Implementasi THE VENUS PROJECT of the Future Cities di Amerika Serikat, untuk membangun dan menerapkan pembangunan yang merata dan pengembangan infrastruktur yang terpadu sebagai bagian dari Pembangunan Alam Semesta.

Sebagai bagian dari program P1-11 UN Swissindo, tersedia untuk Amerika Serikat dan seluruh 253/357 negara. Ini adalah kesempatan untuk mengembalikan Hak Asasi Manusia, Keadilan Sejati dan Kedaulatan kepada Semua Umat, untuk mengatasi seluruh tantangan ekonomi di Amerika Serikat dan Dunia.

Mandat ke Sek. Jen. PBB dan M1 SOLUTION untuk USA berdasarkan; UN-Approval No. Misa 81704/17-8-1945, berakhirnya Periode 70 tahun di 17-8-2015 dan sesuai dengan fakta-fakta ini; Historical Legal Back Ground; Pendaftaran UPU-Universal Postal Union pada 01-05-1887 dengan nama resmi Indonesia, ID 3166 / Alpha 02; Semar Super Semmar 11 Maret 2014, Surat Keputusan Bersama Mahkamah Agung Republik Indonesia, SPRIN NO.UN-81704/009 M1; yang isinya dideklarasikan termasuk Indonesia sebagai Mercusuar Dunia di Aklamasi Akbar 16-10-2016 di Taman Pandang Monas, Jakarta-Indonesia; adanya Audit Akhir INFINITE BANK STATEMENT Committee of 300-World Bank Group-United Nations Ref. ASBLP-0330-2012 dan EURO CLEAR 2014 dan BULLION BIG BANK RATU MAS KENCANA ROOM A1-1A sebagai Bank Sentral Dunia.

Sistem Global Finance UN-SWISSINDO adalah untuk mengawal Misi ECOSOC di dunia, sebagai PEACE KEEPERS dan untuk menjamin kembali transaksi global melalui UN Swissindo Program P1-11.

Pengeluaran Perbekalan Dunia ini sesuai dengan Deklarasi Penggunaan Dana Aset 04 Oktober 2017, yang ditandatangani oleh SWISSINDO WORLD TRUST INTERNATIONAL ORBIT (The Committee of 300 – The World Bank Group – United Nations); Sah dan Legal dibawah article 2 section 2-8 Konvensi PBB.

Seluruh pemerintah di dunia dan Bank Internasional diundang untuk mengatur dan menerima kesepakatan serupa dengan M1, sebagai bagian dari Bullion Bank Transaction, khusus untuk International Treaties agreements and transactions.

Persatuan Internasional sangat penting untuk resolusi dari krisis multi dimensi, termasuk Ekonomi Darurat Nasional yang melanda setiap Negara Anggota PBB yang harus dipertimbangkan demi keamanan dan menyelamatkan setiap masalah keuangan global di semua negara di dunia.

M1 menyatakan, “MULAI PERDAMAIAN DAN STOP PERANG DUNIA III! Inilah saatnya untuk HIDUP DAMAI dan para militer untuk melindungi hak asasi manusia, sehingga setiap orang di Bumi dapat mendukung perubahan kearah diplomasi tertinggi untuk KEDAMAIAN. Ini saatnya untuk Bumi dikelilingi dengan KEDAMAIAN dan adanya upaya menghapus segala bentuk penjajahan yang merampas segala bentuk nilai hakiki dan penghargaan terhadap martabat manusia, melalui sistem perbankan. Semua bentuk konflik manusia sekarang harus diselesaikan dan dipulihkan. Kita bisa mulai dengan menyatakan bahwa TUHAN ITU SATU. ”

Untuk info tambahan, kunjungi situs swissindo.news

Sumber : swissindo news ,

Editor : Team jp investigasi

 

Email Autoresponder indonesia
author
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.