banner 468x60

Soal Pelaku Judi Pilkades, Kejaksaan Masih Menunggu Pelimpahan Berkas

banner 160x600
banner 468x60

JP__Pati – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati Jawa Tengah sudah menerima Surat Perintah Dimulainya Penyelidikan (SPDP), terkait penetapan tersangka kasus judi Pemilihan Kepala Desa ( Pilkades ) serentak, yang sebelumnya sudah diamankan oleh pihak Polres Pati.

” SPDPnya sudah masuk sejak Desember 2019, lalu dan ada 23 orang yang diamankan dalam kasus botoh judi pilkades ini,” ungkap Kasi intel Kejari Pati Agus Sunaryo kepada wartawan di ruang kerjanya Selasa (7/1/2020).

Menurutnya, jumlah tersangka ada 23 orang, tetapi SPDP yang masuk ada 14, karena dari SPDP yang dibuat untuk tersangka biasanya tercantum nama dan kawan-kawan (dkk, red), jadi untuk proses sekarang hanya tinggal menunggu pelimpahan berkas.

” Penyerahan berkas perkara tidak ada batasnya, intinya kita hanya menunggu.” katanya Agus Sunaryo

Ke 23 orang botoh yang ditetapkan sebagai tersangka, semua ditangkap saat pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Pati pada 21 Desember 2019 lalu. Mereka para botoh di tangkap di wilayah yang berbeda beda, seperti di Kecamatan Pati Kota, Winong, Sukolilo, Dukuhseti, Margoyoso, Kayen, dan wedarijaksa.

” Untuk motifnya kemungkinan berbeda-beda, ada yang datang taruhan dan ada yang masuk ke ranah money politik,” ungkap Agus.

Lanjut Agus, Pelaku dianggap melanggar pasal 303 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun.

“Kita tunggu berkasnya dulu, dan setelah itu akan kita teliti formil dan materilnya, kalau belum lengkap akan dikembalikan lagi, namun kalau sudah lengkap akan segera P21.” Pungkasnya. ( suf )

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.