banner 468x60

SATPOL PP GAK MAU URUS PEDANGANG NAKAL MAKAN TROTOAR YANG GANGGU PEJALAN KAKI

banner 160x600
banner 468x60


JOURNALPOLICE.ID, PATI – Sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten No. 13 Tahun 2014 tentang Penataan dan Pemberdayaan dan Perda Kab. Pati No. 7 Tahun 2018 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat PKL yang salah satunya berisi larangan bagi PKL berjualan atau membangun bangunan di atas trotoar.

Hal tersebut nampaknya tidak berlaku di wilayah PATI BUMI MINA TANI, pasalnya masih ada saja oknum nakal yang nekat menyewakan trotoar kepada sejumlah pedagang.

Misalnya di wilayah Jln. Setia Budi Pati. Para PKL menyewa kepada salah satu oknum berinisial ” Y “. Per tahun pedagang harus membayar sewa sebesar 3-3,5 juta.

Kepala satuan polisi pamong praja ( kasat pol pp ) kabupaten Pati Hadi Santoso saat di konfirmasi wartawan di ruang kerjanya mengatakan, wewenang kami hanya menertibakan PKL yang nakal, untuk bangunan trotoar yang punya wewenang adalah dari dinas pekerjaan umum dan tata ruang ( DPUTR ). ” Katanya ( 14/09/19 )

Lanjutnya, trotoar kan milik pemerintah dan salah besar jika di sewakan ke pedagang. Itu fasilitas umum, bukan milik pribadi.” Tuturnya

” dan apa bila terbukti ada oknum yang menyewakan, itu ada hukuman pidana dan denda, cuma kita sulit untuk membuktikan transaksi tersebut, saya juga pernah mendapat laporan dari salah satu anggota saya. ” ungkap Hadi Santoso

Lemahnya penegakan perda kabupaten Pati No.13 tahun 2014 dan perda No.7 tahun 2018 membuat oknum leluasa menyewakan trotoar untuk memperkaya diri pribadi dan sampai saat ini masih merasa aman aman saja.

Sampai berita ini di turunkan, belum juga ada tindakan nyata dari SATPOL PP maupun dinas terkait dan pemkab kabupaten Pati. Padahal KASAT POL PP mengakui jika pernah mendapat laporan dari salah satu anggotanya.
( suf )

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.