banner 468x60

Rembug Maton Gema Rasa di Rumah Joglo Masa kecil jokowi

176 views
banner 160x600
banner 468x60

Journal Police.id | SURAKARTA – Rembug Maton Gema Rasa , memayu hayuning Bawono, bertempat di joglo rumah masa kecil jokowi sebagai momentun inspirasi gema rasa adakan acara sebagai tolak ukur gema rasa berjuang dalam menyatukan persepsi bahwa orang desapun bisa jadi pemimpin, terang Jodi selaku ketua umum Gema Rasa,

Dipendopo tim ketemu pengurus joglo yang ternyata masih teman main kecil jokowi, teman ngaret jokowi pak Tris ungkapkan dimasa kecil biasa saja namun memang pendiam gak banyak usil, selalu membantu temanya yang sudah sehingga wajar jika besarnya jadi begini terang Tris yang usianya 62tahun mengungkapkan kepada awak media, serta menceritakan kehebatan simbahnya yang asli Jawa masih tersimpan benda 2 kuno , meja almari , kursi dan lain lain, tersimpan rapi ada beberapa benda kuno yang dibawa pak Jokowi untuk dirawat,

GEMA RASA (Gerakan masyarakat anti radikalisme dan sara) Indonesia berbudi pekerti yang menegakkan pancasila, cinta damai, bersatu padu menolak radikalisme isu sara upaya menjaga Bhinneka Tunggal Ika, Pancasila, UUD 1945 dan NKRI.
Ketum (Ketua Umum) DPP Gema Rasa Djodi Wiyono dalam Rembug Maton serta (Rapat Kerja) I DPP Gema Rasa kaitan Koperasi Gema rasa mengatakan saat ini radikalisme agama telah melahirkan sikap ekstrem berupa cara berpikir eksklusif yang mengedepankan “truth claim” sehingga berujung pada sikap intoleran dan hampir di setiap agama ada kelompok kelompok radikal tersebut, Minggu, (10/10/2021).

“Sikap turunannya berupa merasa menjadi pribadi atau kelompok paling benar, merasa pendapatnya paling baik, merasa agama dan keyakinannya paling menyelamatkan,” katanya.
Oleh karena itulah, pihaknya memandang perlunya logika penyeimbang yang responsif, relevan, dan kokoh di tengah kondisi semacam ini sehingga heterogenitas tidak memicu munculnya konflik dan kekerasan yang dapat berujung pada runtuhnya NKRI.

Bidang koperasi diketuai Agus mengungkapkan juga melakukan jejaring para pelaku UMKM seluruh indonesia yang sudah terbentuk 14 propinsi, dan akan memaksimalkan lagi,untuk saling kerjasama bidang koperasi dan segala bidang ekonomi terangnya,

Juga menghadirkan 3 pembicara yakni Didi Siswapranata (Pembina GEMARASA), Prof. Ir. Johannes Hutabarat, Msc. Phd. (Penesehat GEMA RASA), Adenk Sudarwanto (Pembina GEMA RASA)”Mari bersama-sama untuk saling mendukung, saling memberi semangat untuk bangkit bersama, apa yang kita perlukan untuk menghadapi potensi ancaman tersebut adalah kebersamaan, ketika masyarakat berani dan bersatu menjadikan terorisme sebagai musuh bersama, maka kedamaian akan terjamin.

Sementara itu dalam sambutan ketua bidang koperasi Agus berharap ekonomi tertata dengan rapi saling bekerjasama, selalu mengedepankan kebinekaragaman.

Sementara itu ketua panitia saat di konfirmasi awak media dirinya menjelaskan harapan saya dan harapan kita semua yang tercakup dalam organisasi kita GEMA RASA menjadi akan lebih baik dan memberikan kontribusi, sumbangsih yang nyata bagi pemerintahan kita tetap menjaga ke utahan NKRI yang kita cintai, iya mas undangan pagi ini memang kita batasi hanya 50 orang saja karena menjaga penyebaran COVID -19 dalam acara Rembug Maton ini disampaikan ketua panitia GEMA RASA menegaskan dengan maraknya berita-berita hoak, isu SARA dan penyebaran faham radikalisme di media sosial,

dirinya mendukung penuh program pemerintah dan membantu tugas polri untuk melakukan counter terhadap berita hoak isu sara serta penyebaran paham radikalisme di media sosial, kita harus menjaga keutuhan kesatuan republik Indonesia yang berbeda golongan, ras, suku dan agama. (Dmr/Red).

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.