banner 468x60

Relawan UN Swissindo Amerika Serikat Bereaksi Atas Pidana Pimpinanya

banner 160x600
banner 468x60

JP-Amerika– Akibat dari putusan hakim Pengadilan Negeri Sumber, Cirebon terhadap Sugiharto Notonegoro, ST M1 selama 3 tahun 10 bulan dalam dakwaan pemalsuan Sertifikat Bank Indonesia Seri 101.102.537, puluhan ribu lebih relawan UN SWISSINDO dari 5 benua berekasi. Salah satunya adalah Tracy Envernizzi, warga negara Amerika Serikat.

Kapada Media Trias TracyTracy Envernizzi Relawan UN Swissindo dari Amerika Serikat, mengatakan bahwa proses hukum terhadap Sugiharto Notonegoro merupakan kesalahan besar bagi suksesnya misi kesejahteraan penduduk dunia.

“Vonis pidana Pengadilan Negeri, Cirebon terhadap pemilik Microfilm aset dunia merupakan suatu kesalahan besar karena berakibat terkendala bahkan gagalnya misi mensejahterakan rakyat Indonesia dan rakyat dunia pada umumnya. Ini terjadi sebagai fakta bahwa mereka tidak memahami siapa bapak Sugiharto Notonegoro dan misinya,”ujar Tracy.

Tracy menambahkan bahwa lebih dari empat tahun telah bergabung di UN Swissindo sebagai relawan dan melihat bagaimana kerendahan hati dan keseharian Chairman UN Swissindo yang selalu memikirkan kepentingan orang-orang di seluruh dunia.

“Yang telah terjadi kepada beliau sangat tidak layak. Dipermalukan di depan umum oleh pihak yang berwenang dengan dakwaan pemalsuan Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Beliau diborgol dan diadili seolah-olah sebagai penjahat besar. Padahal fakta dalam pengadilan Jaksa Penuntut Umum tidak bisa menunjukan bentuk asli dari SBI yang dinyatakan dipalsukan,”tambahnya.

Lebih lanjut Warga Amerika Serikat ini menambahkan, selama bertahun-tahun dirinya telah mengamati jiwa pengasih Sugiharto yang bekerja melawan banyak rintangan dan tekanan dari berbagai pihak. Terutama menghadapi mereka-mereka yang tidak memahami siapa Sugiharto, apa yang dia wakili dan apa niatnya.

“Beliau bapak Sugiharto sedang membawa Misi untuk perdamaian sejati dan memperoleh solusi atas ketidakseimbangan ekonomi rakyat,”imbuhnya.

Tracy berharap dalam proses banding di Pengadilan Tinggi nanti majelis hakim dapat melihat dengan kacamata keadilan yang hakiki dan memutuskan perkara dengan melihat aspek yang lebih luas dalam mewujudkan misi UN Swissindo untuk menata keungan global, perdamaian dunia, kesejahteraan penduduk dunia, membebaskan TNI, Polri, Aparatur Negara dan rakyat dari beban utang dan program lainnya.(red.mjp/sbr:mediatrias)

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.