banner 468x60

Presiden Jokowi: Kalau takut kena OTT, jangan ambil uang rakyat!

banner 160x600
banner 468x60

Jakarta Presiden Joko Widodo mengumpulkan Gubernur, Bupati dan Walikota seluruh Indonesia di Istana Negara, Jakarta , Selasa (24/4). Presiden Jokowi memberikan Arahan soal Pengelolaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), peningkatan Daya beli, Inflasi, Hingga Peringatan Pencegahan korupsi .

Soal pengelolaan APBD, Presiden Jokowi menyinggung banyak kepala daerah yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK. Karena itu Presiden mengingatkan kepala negara agar tidak mengambil uang rakyat.

“Pada takut semua (terjerat) OTT, pada takut? Ya jangan ambil uang,” pesannya saat memberikan arahan, Selasa (24/10) sakit.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengajak seluruh kepala daerah tetap fokus menjalankan tugas sesuai koridornya. Dia meminta kepala daerah tidak takut jika memang tidak bersalah.

“Enggak usah takut kalau kita enggak ngapa-ngapain. Enggak harus takut,” ucapnya.

Untuk menghindari pengurangan anggaran dan praktik koruptif, Presiden Jokowi bakal terbit Perpres untuk membangun sistem yang transparan. Perpres yang terkait dengan penggunaan e-planning, e-budgeting, dan e-procurement.

“Sistem ini akan berkurang, hapus OTT tadi. Kalau sistem ini berjalan enggak ada yang namanya OTT,” jelasnya.

Sebelum ditutup, Presiden Jokowi kembali waspada kepada kepala daerah untuk tidak ‘menyentuh’ uang rakyat. Kepala daerah harus fokus bangun daerahnya masing-masing untuk mencapai tujuan nasional.

“Hati-hati, saya titip hati-hati. Jangan ada yang main main main, apalagi APBD, hati-hati,” tuntasnya.

Dalam acara ini, turut hadir Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharini, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Polhukam Wiranto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno , Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, dan Menteri PUPR Basuki Hadjimuldjono.

Redaksi : Team jp

Editor : Team jp

Email Autoresponder indonesia
author
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.