banner 468x60

PPL UNU Surakarta ikut rapat UPTD Puskesmas dan Kelurahan Andong Adakan Musyawarah Desa Guna Deteksi Kesehatan Warga

banner 160x600
banner 468x60


Journalpolice.id |Boyolali – Kamis, (24/09/2020), Dalam rangka meningkatkan kualitas dan layanan kepada masyarakat khususnya warga Kecamatan Andong Puskesmas Andong mengadakan Musyawarah Masyarakarat Desa (MMD) untuk mengetahui kebutuhan apa yang menjadi prioritas kesehatan dimasing-masing Kadus, desa Andong.

Musyawarah Masyarakat Desa dilakukan di Kelurahan Andong yang dihadiri oleh 20 warga yang berasal dari Kader Kesehatan ditingkat RT dan RW.

Qoury Kepala Unit Pelaksana Tenis Dinas (UPTD) Puskesmas Andong usai acara mengatakan, Musyawarah Masyarakat Desa ini menjadi agenda yang akan dilakukan hari ini Kamis 2 Desember 2021 Tujuan dari Musyawarah Masyarakat Desa untuk mencari kesepakatan masyarakat mengenai masalah kesehatan. mengatakan, sebelum pelaksanaan Musyawarah Masyarakat Desa Puskesmas Andong telah melakukan Survey Mawas Diri (SMD) pada bulan lalu melalui google form yang diisi oleh responden dimasing masing Kelurahan.

Untuk Kelurahan Andong sendiri Responden Survey 1.Stanting,2 Kurang Buah 3.pola hidup merokok, termasuk Vaksin Dor to dor, berharap dari hasil Musyawarah ini pihaknya dapat meningkatkan layanan warga Kelurahan Andong terutama masalah kesehatan dalam simulasi rapat dibagi dua kelompok dari empat Kadus.

“Hari ini hari pertama Musyawarah Masyarakat 4kadus, kita sudah melakukan survey sebelumnya yang diisi oleh responden untuk menemukan kesepakan tentang masalah kesehatan. Kalau di Kelurahan Andong ni tadi mengenai merokok di dalam rumah masih banyak, Paksa KB pandemi perlu tindakan, dan juga masalah DBD.” jelasnya.

Sementara itu solikhul Bari Kepala desa Andong sangat mendukung dengan adanya kegiatan Musyawarah Mayarakat Desa. menginginkan dengan adanya Musyawarah Masyarakat Desa ini nantinya dapat mengetahui kondisi kesehatan warganya, Terlebih ditengah Melemahnya masa pandemik saat ini, Solikhul Bari terus mengawasi warganya untuk tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Bahkan pihaknya mewajibkan gerakan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak disetiap kegiatan warganya.

Untuk terkait perdes wajib adanya pihak pihak terkait jadi tidak asal buat imbuhnya.

Serta adakan komitmen penanda tanganan bersama untuk menjaga kesehatan warga andong.

“Saya sangat mendukung penuh dengan Musyawarah Masyarakat Desa ini. Harapannya saya bisa tau kondisi kesehatan warga Andong. Semoga juga tetap menerapkan protokol kesehatan ditengah pandemik Covid-19.” Jelas

Dari hasil Musyawarah Masyarakat Desa Kelurahan Andong ditemukan beberapa data masalah kesehatan yang perlu ditangani. Diantaranya banyaknya warga buang air besar di bantaran sungai, sampah menumpuk ,serta yang merokok di dalam rumah, pemahaman dan pelaksanaan persalinan dan juga masalah DBD agar dilakukan foging karena jangan kayak pemadam kebakaran Kobong dulu baru datang ungkapan dari wakil rw .

serta kekisruhan buang sampah masyakat menginginkan perdes kesehatan. Menginginkan perubahan desa agar selalu Update Data baru atas data data yang lama karena meninggal atau yang sudah mampu dirubah.(rhdyt)

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.