banner 468x60

Ponco : Fenomena Ustad Dadakan Dan Keturunan Arab Jadi Provokator

banner 160x600
banner 468x60


ponco pengamat politik
FOTO:Eklusif hidayat jp

Journalpolice.id__Jakarta, ponco panggilan akrabnya menjelaskan kepada awak media bahwa yang pertama kali membeberkan bahwa ada indikasi ustad-ustad dadakan Bermodalkan kursus kilat dan membayar 6-8juta dalam waktu dua minggu dipondok pesantren tersebut berada di daerah bogor pulang sudah jadi ustadz.

kepada awak media menerangkan,bahwa Fenomena Mendadak overloud ustad atau penceramah, hampir tiap gang penduduk ibu kota jadi ustad… Masak iya..??? Tengoklah sekarang Kenapa…??? Pertanyaan itu yg mungkin semua masyarakat ingin tau… Peristiwa ini tak lepas dari NAFSU SAHWAT kepentingan segelintir orang tokoh politik juga tokoh agama (islam).

nafsu ingin selalu berkuasa dan nafsu atas kebencian, rasa iri hati pada seseorang yang dianggap bukan dari kelompoknya, yang membuat org2 ini juga SUPER JAHAT..Ungkap Ponco.

Lebih lanjut didalam menelusuri mengikuti gerakan tokoh-tokoh ini mengamati mulai dari kasus kekalahan pilpres 2014 hingga isu PKI yg gagal, Sampe keseleo lidah ahok yang jadi komoditas politik, padahal sasaran tembaknya bukan ahok akan tetapi pak jokowi, ahok hanya sasaran diantara saja jelasnya

atas keberhasilan memenjarakan ahok dengan menuduh penistaan agama, masyarakat jadi seolah2 harus berjihad membela agamanya, padahal masyarakat ini cuma terprovokasi oleh oknum tokoh tadi.

Penelusuran sampai pada kegiatan pengajian-pengajian yang mana di danai oleh orang orang keturunan arab, mereka berkolaborasi untuk menjatuhkan pemerintah yang sah lewat AGAMA imbubnya

padahal yang namanya kriminalisasi ULAMA tidak ada, sebagai contoh ada ustad atau kyai yang di serang orang gila, sebenarnya yang dianggap orgil ini orang bayaran dari kelompok tokoh-tokoh yang tidak suka dangab pemerintah dengan memfreming seolah-olah orang gila itu suruhan pemerintah, itulah fitnah keji yang dilontarkan pada pemerintah

Lebih lanjut penelusuran ponco dengan ikut dan mengikuti kegiatan pengajian2 itu ternyata banyak warga yang ikut rutin pengajian dalam 2,3 minggu ikut pengajian langsung bergelar ustad karena dapat pujian dari penceramah yg keturunan arab tersebut bahkan di beri peci putih sorban putih dan baju koko, masyarakat sudah bangga.

Bahkan ada pondok pesantren di Bogor yg membuka belajar jadi ustad hanya dengan waktu 2 minggu sudah bisa jadi ustad, syaratnya hanya membayar 6-8 jt langsung sudah bisa berdakwah lebih ungkapnya lagi

Penelusuran saya masuk ke tokoh-tokoh agama yang menganggap dirinya pemegang kunci syurga, Tapi tidak sebanding dengan kelakuan sebenarnya…Kalau ceramah seolah-olah jadi manusia paling suci.berbanding terbalik dengan perbuatan oknum tokoh agama ini, Mereka yang mengaku-ngaku ulama ternyata kelakuannya bejad dan menjijikkan

kalau mau bukti silahkan tiap akhir minggu datang ke Puncak Bogor, nah disitulah akan terbukti dan terbuka kelakuan org2 yg mengaku ulama itu sebenarnya… Apa tg dilakukan…??? Mereka minum2an sampai mabok-mabokan ditemani wanita2 cantik yang ternyata tidak hanya wanita penghibur saja yang menemani oknum ulama dadakan ini tapi ada sebagian wanita dari pengajian yang sengaja diundang dan janjian untuk bertemu di hotel2 Puncak… NAH… jelas sudah siapa sebenarnya orang-orang ini yang mengaku ulama imbunya lagi.

menyayangkan sebagian masyarakat keturunan arab yang jadi provokator kerusuhan di negriku tercinta ini… Padahal mereka dapat kehormatan dan dimulyakan masyarakat kita terutama yg beragama islam, kalau ketemu masyarakat salam dan cium tangan sambil bilang habib. Kurang apalagi?? Tapi dasar ingin menghancurkan NKRI.. dengan mengganti khilafah semua dilakukan untuk memenuhi nafsu serakahnya Pungkasnya.(tim jp)

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.