banner 468x60

Perkara Banjarsari, LSM Laskar Joyo Kusumo : Inspektorat Bekerja Sesuai SOP

banner 160x600
banner 468x60

Journalpolice.id | PATI – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Laskar Joyo Kusumo datangi kantor Inspektorat Daerah kabupaten Pati pertanyakan terkait perkembangan hasil audit dugaan penyelewengan anggaran Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) untuk pembangunan waterbom Tahun anggaran 2016-2018 di Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kamis (22/9/2022)

Sebelumnya, laporan itu sudah ada di meja bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati sejak Maret lalu, namun Kejari Pati meminta Inspektorat Pati untuk mengaudit nilai kerugian sudah sekitar satu bulan lalu, tetapi sampai sekarang belum ada perkembanganya.

“Kita kesini pertanyakan laporan kami di Kejari Pati terkait dugaan penyelewengan anggaran Bumdes yang menurut kami telah menyalahi aturan,” Ujar Ketut, Ketua Umum LSM Laskar Joyo Kusumo kepada wartawan

Menurutnya, lanjut Ketut, laporan sudah di terima Pidsus sejak Maret lalu, dan meminta Inspektorat Pati untuk mengaudit nilai kerugian sudah empat bulan lalu, akan tetapi sampai saat ini belum ada perkembangan.

“Alkhamdulillah kami diterima dengan baik dan kami ditemui langsung sama pak Agus kepala Inspektorat, dan Isnpektorat sudah berkerja sesuai SOP, selanjutnya kita kembali ke Kejaksaan.” Jelasnya

Diketahui, LSM Laskar Joyo Kusumo melaporkan mantan Kades Banjarsari (EM) atas dugaan tindak pidana korupsi pembangunan proyek waterboom dengan anggaran ratusan juta rupiah yang diploting dari dana Bumdes yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2016 sampai 2018 sebesar Rp.310.606.000,- dan penyertaan modal Bumdes tahun 2019 sebesar Rp.290.404.000,- dimana bangunan waterboom sampai saat ini terbengkalai dan belum bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

( suf/jp )

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.