banner 468x60

PENUI PANGGILAN POLISI, KETUM PKP JATENG DIY, DESAK ISTRI WALIKOTA MELAPORKAN SUAMINYA

banner 160x600
banner 468x60

JournalPolice.id Semarang | Ketua Pencegahan Korupsi dan Pungutan Liar (PKP)Jateng & DIY Suyana HP, memenuhi panggilan Polisi terkait klarifikasi tentang aduan pencemaran nama baik istri Walikota Salatiga oleh kuasa hukum Yakub, SH & rekan. Senin (16 /08/ 2021)

Suyana di periksa polisi Dengan delik aduan menyebutkan Indomart yang berada di Jalan Jendral Sudirman adalah milik istri Walikota Salatiga (Titik Kirnaningsih)”

Dalam pemeriksaan, suyana menjelaskan perihal Undangan dari Walikota Salatiga tertanggal 3 Maret 2021 yang di tujukan kepada dirinya sebagai ketua PKP jateng & DIY.

Hadir dalam rapat tersebut Walikota Salatiga dengan Jajaran Forkopinda Kota Salatiga di rumah Dinas Walikota. Dalam rapat tersebut Walikota menjelaskan atas surat klarifikasi PKP No.255/PKP/JT/II/2021 dan mengatakan bahwa pembangunan Toko swalayan Alfa & Indomart baru yang di Investigasi oleh PKP sebanyak 15 toko sudah memenuhi Regulasi perizinan.

Terjadinya penolakan warga di jalan Kemiri II Salatiga tidak menjadikan penghalang toko Alfamart untuk tetap buka.

Penjelasan Walikota Salatiga pada waktu audensi juga di dengar oleh peserta Forkopinda termasuk Titik Kirnaningsih / istri Walikota, bahwa Indomaret depan Hotel Wahid adalah milik Istri saya (red) Titik Kirnaningsih

Suyana juga menjelaskan ,Investigasi ke warga/toko kelontong di sekitar lokasi, menjadi dasar pelengkap data bahwa toko tetap dibuka. Dalam investigasi di temukan beberapa temuan yang diduga suap dan pungli di awal proses perizinan, dan itu menjadi bagian alat bukti.

Di dampingi Kuasa hukumnya Suyana menyerahkan alat bukti berupa rekaman waktu audiensi di rumah dinas. Dia juga meminta penyidik memanggil saksi saksi yang hadir waktu audensi. Diantaranya mantan Kapolres Salatiga AKBP. Rahmad Hidayat, Dandim 0714 Salatiga, Ketua DPRD Salatiga, Kajati Kota Salatiga, Dinas Perdagangan dan DPMPTSP Salatiga. karena beliau adalah saksi saksi yang mendegarkan selain bukti Rekaman imbuhnya,

Dalam Jumpa pers pada hari Senin,12 Agustus 2021 di Kantor PKP, di dampingi tim Satuan tugas GNPK Jateng, Maulana Fibrian Ariyandhi, menjelaskan “apa yang menjadi laporan Titik Kirnaningsih tidak tepat, Lembaga berfungsi mengawal jalannnya pemerintahan yang bersih, dalam hal ini istri Walikota terkesan mencampuri urusan pemerintahan salatiga. Saya akan mendampingi PKP bersama puluhan awak media yang siap mendukung penegakan perda baik di setiap kota,Kabupaten khususnya Jawa Tengah” ucap Andi.

Selnjutnya Ketua PKP Jateng & DIY mendesak agar Titik Kirnaningsih melaporkan Walikota Salatiga karena ucapannya yang mengatakan bahwa’ Indomaret di Jl.Jendral Sudirman depan Hotel Wahid adalah Milik mbak Titik
“Justru dengan adanya kasus ini kami PKP akan lebih bersemangat membongkar kasus kasus lainnya di Kota Salatiga yang diduga rentan dengan pelanggaran hukum. Pihaknya akan membongkar dugaan kasus lama saudari Titik Kirnaningsih yang belum terproses sampai saat ini.
perlu di catat, kita punya alat bukti pelanggaran korupsi, pungli dan jual beli jabatan dinas, akan kita bongkar sampai akarnya. terang suyana.

Sementara Yakub SH, Kuasa Hukum Titik Kirnaningsih saat di konfirmasi melalui WhatSapp menyampaikan, pihaknya akan fokus pada laporan. “Kami fokus pada laporan kami saja ndan” jawab Yakub melalui pesan Whatshapp. Rsd–JP Smg.

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.