banner 468x60

Penghitungan Kegitan Pasar Desa Karaban Sudah Rampung dan Segera Dilimpahkan ke Kejari

banner 160x600
banner 468x60

Journalpolice.id | Pati – Proses penghitungan kegiatan pasar Desa Karaban, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Jawa Tengah akhirnya rampung, akan tetapi Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUPR) Pati belum menyerahkan hasilnya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati.

Lambatnya proses penghitungan kegiatan pasar Desa Karaban memunculkan berbagai spekulasi di kalangan masyarakat adanya dugaan intervensi dari pihak-pihak yang punya kepentingan. Dugaan adanya kerjasama dan campur tangan pihak yang punya kepentingan dalam penghitungan kegiatan pasar Desa Karaban, sebab disinyalir DPUTR sengaja mengulur- ulur waktu agar persoalan tersebut usang ditelan waktu.

Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya DPUTR Pati Arif W, yang di dampingi Budi selaku Kepala Seksi (Kasi) Tata Bangunan beberapa waktu lalu mengatakan lambatnya proses penghitungan kegiatan pasar Desa Karaban kekurangan personil.

” Saya akui proses penghitungan kegiatan pasar Desa Karaban molor dari jadwal karena personil kita terbatas dan lambatnya proses penghitungan kegiatan pasar Desa Karaban tidak ada kaitanya intervensi dari pihak ketiga, kita normatif saja.” Katanya beberapa waktu lalu

Sementara, Kasi Tata Bangunan DPUPR Pati, Budi kepada wartawan melalui pesan singkat WhatsApp (WA) menjelaskan saat ini penghitungan sudah rampung, hanya saja tinggal melengkapi dokumen administrasi saja.

“Proses penghitungan sudah rampung, namun kita masih melengkapi dokumen pendukung sebagai administrasi untuk diajukan ke pimpinan. Minggu ini kita serahkan ke Kepala Dinas dulu untuk dikoreksi dan proses pengesahan.” Jelas Budi, Rabu (15/12/2021).

Disinggung soal hasil penghitungan, Budi tidak mau menjawab karena menurutnya itu bukan ranahnya, “Kita akan fokus koreksi terlebih dahulu, sebelum kita serahkan ke kejaksaan. Untuk hasilnya dan informasi lebih lanjut silahkan nanya ke pihak kejaksaan setelah berkas kita serahkan kesana,” Pungkasnya

Diketahui, rehabilitas pembangunan pasar Desa Karaban tahap pertama menelan anggaran ratusan juta rupiah yang diploting dari anggaran Dana Desa (DD) Tahun 2020 sebesar Rp. 458.499.375,- dan anggaran dari Pendapatan Asli Desa (PAD) Tahun 2020 sebesar Rp. 413.452.762,-.

( suf )

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.