banner 468x60

ULTAH KEDUA AKLAMASI UN SWISSINDO,JADI BAHAN PENELITIAN MAHASISWA PENUH MISTERI

banner 160x600
banner 468x60


Journalpolice.id-International-diTanjung Pinang Mahasiswa ini tergelitik melakukan penelitian sebagai bahan Naskah Publikasi sarat S1nya bernama Eka Ardina, Nanik Rahmawati, M.Si, Tri Samnuzulsari, S.Sos.,M.A Program studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Maritim Raja Ali Haji Di Tanjung Pinang Seiring dengan perkembangan zaman, terdapat sejumlah organisasi yang mewabah di Indonesia, baik itu organisasi sosial maupun organisasi yang berkedok investasi,

Pada tahun 2016 UN Swissindo masuk ke Kota Tanjungpinang, berawal pada tanggal 16 Oktober 2016 lalu terjadi perhelatan Besar acara diadakan di depan Istana Negara tepatnya di geser ke depan pintu Masuk MONAS jakarta di hadiri dari perwakilan 34Propinsi dan 25Negara ,

namun tidak hanya kabar positif UN juga diisukan dengan berbagai kabar negative lembaga organisasi yang illegal menurut Otoritas Jasa Keuangan bukan menurut hukum.

Dalam hal ini meskipun dihadapi dengan berbagai berita miring tentang UN
Swisisindo, terdapat sejumlah masyarakat yang begabung menjadi relawan di UN
Swisisindo,

Para mahasiswa ini dalam Penelitian ini menggunakan teori tindakan rasionalitas yang melihat alasan masyarakat bergabung menjadi relawan UN Swissindo berdasarkan alasan yang rasional.

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah relawan UN Swissindo yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara. Analisis data digunakan dengan model metodologi penelitian dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi.

Adapun hasil dari penelitian bahwa rasionalitas masyarakat bergabung menjadi relawan di UN Swissindo yaitu adanya motivasi menjadi relawan ingin berbuat baik kepada masyarakat lainnya, mau ikut mensejahterakan yang terlilit hutang awal mereka menjadi relawan UNSwissindo. Adanya kepentingan agar masyarakat bisa mendapatkan pembebasan hutang, ketika menjadi relawan maka masyarakat akan diangkat menjadi karyawan yang akan dilengkapi dengan fasilitas seperti laptop, kendaraan pribadi.

Pentingnya UN Swissindo bagi relawan yaitu UN Swisisndo merupakan sebuah lembaga organisasi yang mempunyai niat yang baik dalam mensejahterakan masyarakat, UN Swisisndo merupakan organisasi yang benar, memiliki program yang bagus, serta program yang mempunyai
kepedulian sosial.

adanya faktor pendorong yang dilihat dari dorongan dari teman, dari relawan UN Swissindo yang mengajak bergabung, serta yang berasal dari para relawan

Seiring dengan perkembangan zaman, terdapat sejumlah organisasi yang mewabah di Indonesia, baik itu organisasi sosial maupun organisasi
yang berkedok investasi, Di Provinsi
Kepulauan Riau UN Swissindo mulai
masuk pada tahun 2016. Sebagaimana
diketahui bahwa Provinsi Kepulauan
Riau terdapat 2 Kota yaitu Kota Batam
dan Kota Tanjungpinang,

dapat juga dikatakan bahwa pada 2 kota yang ada di Kota Provinsi Kepulauan Riau
terdapat sejumlah relawan dari UN
Swissindo. Berdasarkan peraturan yang
telah dibuat oleh UN Swissindo mengenai
syarat syarat untuk menjadi relawan di UN Swissindo yaitu membawa fotocopy E KTP di perbesar, foto 3 x 4 2 lembar dan mengisi formulir dan surat pernyataan bersedia untuk menjadi relawan UN Swissindo Kota Tanjungpinang ( Sumber : Posko UN Swissindo Kota Tanjungpinang )
Untuk menjalankan program yang
dibuat oleh Un Swssindo maka peran
relawan sangat penting dalam
keberlangsungan UN Swissindo, begitu
juga UN Swissindo yang ada di Kota
Tanjungpinang.

Relawan dari UNSwissindo yang berada di Kota Tanjungpinang, mulai mensosialisasikan program pembayaran 1 – 11 UN Swissindo diantaranya yang terkait
program SPBU atau Surat Pembebasan
Bebas Hutang dan program Human
Obligasion (HO) atau jaminan hidup.
Relawan aktif adalah relawan yang
masih menghadiri rapat serta aktif
berkumpul untuk berbagi informasi
mengenai perkembangan UN Swissindo
dan masih melakukan sosialisasi kepada
masyarakat mengenai UN Swissindo.
Sedangkan relawan non aktif adalah
relawan yang sudah jarang atau tidak
sama sekali mengikuti atau menghadiri
rapat dan berkumpul namun mereka
tetap menjadi relawan UN Swissindo.
Dari segi tawaran,

secara umum dapat dikatakan bahwa tawaran yang diberikan oleh Un Swisisndo kepada masyarakat yang bergabung menjadi relawan yaitu ketika relawan dinilai oleh pimpinan Un Swisindo sebagai relawan yang aktif, memiliki kinerja bagus dan memiliki wawasan pengetahuan tentang UN Swissindo maka relawan akan di kukuhkan atau dilantikan menjadi karyawan atau staff UN Swissindo
dengan mendapatkan gaji diatas gaji
pegawai terbesar nantinya.

Namun pada kenyataannya
meskipun Un Swisssindo telah
dikabarkan bahkan diketahui oleh
masyarakat banyak sebagai lembaga
keuangan yang illegal menurut OJK dan
lembaga yang tidak jelas,terdapat masyarakat Kota Tanjungpinang yang tetap memilih untuk menjadi relawan
UN Swissindo,

bahkan terdapat masyarakat yang memilih untuk bergabung menjadi relawan setelah kabar miring tentang UN Swissindotersebut beredar. Dari latar belakang permasalahan yang telah di paparkan di atas peneliti tertarik untuk melihat lebih lanjut mengenai rasionalitas relawan untuk tetap menjadi relawan UN Swissindo

METODE PENELITIAN

1. Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang digunakan
dalam penelitian ini yaitu penelitian
kualitatif dengan tipe diskriptif.

2. Lokasi Penelitian Lokasi penelitian dilakukan di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau

3. Jenis Data
a. Data primer di peroleh melalui
informan melalui wawancara
dengan menggunakan pedoman
wawancara.

b. Data sekunder dalam penelitian
ini data sekunder diperoleh dari
dokumen berupa buku-buku, jurnal serta referensi yang didapatkan dari lokasi penelitian.

4. Informan Penelitian Dalam penelitian ini penulis menggunakan teknik purposive
sampling. Adapun informan ialah relawan Un Swisissindo

5. Teknik Dan Alat Pengumpulan data
Dalam pengumpulan data penulis
menggunakan teknik observasi,
wawancara, dokumentasi.

6. Teknik Analisa Data
Dalam penelitian ini menggunakan
teknik analisa data yang berupa
reduksi data, penyajian data, karyawan atau staff UN Swissindo
dengan mendapatkan gaji diatas gaji
pegawai terbesar nantinya.

Namun pada kenyataannya meskipun Un Swisssindo telah dikabarkan bahkan diketahui oleh masyarakat banyak sebagai lembaga keuangan yang illegal menurut OJK dan lembaga yang tidak jelas, terdapat masyarakat Kota Tanjungpinang yang tetap memilih untuk menjadi relawan
UN Swissindo, bahkan terdapat
masyarakat yang memilih untuk
bergabung menjadi relawan setelah
kabar miring tentang UN Swissindo
tersebut beredar. Dari latar belakang
permasalahan yang telah di paparkan di
atas peneliti tertarik untuk melihat lebih lanjut mengenai rasionalitas relawan untuk tetap menjadi relawan UN
Swissindo.

Dalam pengamatan awak media kami melalui medsos dan berbagai sumber mereka ada yang masih aktip dan pasif bahkan sebagai relawan ada yang melihat lihat jika ada berita bagus semangat namun ada yang kecewa dalam perjuangan mereka dikarena menganggap lembaga besar akan tetapi ada kabar pimpinan UNSwissindo di kriminalisai di tangkap karena dianggap melakukan penipuan atas SBI palsu namun mereka pada tanya ini lembaga international kok dipenjara hanya gara-gara selembar kertas SBI.

pantauan kami UN Swissindo memang benar tersebar di 34 Propinsi dan negara-negara lainya , bahkan di Ekuador negara bagian ada yang ditanggkap juga terkait dokumen itu akhirnya di lepas lewat pengacara lokal.

pengamatan lainya mereka banyak yang Sok dan kaget di karenakan kabar bahwa ini Program bagus mulia tapi di Negara indonesia sendiri yang notabene penggagas dan pendirinya malah bernasib beda, sedang bukti bukti surat pengiriman kepada negara perwakilan ada semua ” Misteri butuh penelitian semua pihak”

Misteri UN Swissindo pergerakan stagnan terkait Dugaan pemalsuan itu sudah ditangani Mabes polri dan sudah dilimpahkan di kejaksaan Cirebon adalah adanya SBI dianggap palsu dan para bank bank yang ada di indonesia dianggap Rugi karenanya,pengamatan kami Justru mereka macet karena gak bisa bayar hutang lalu bergabung di UN Swissindo ikut relawan karena Programnya ada pembebasan hutang.(red.Mjp/rhdyt)

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.