banner 468x60

Pencurian didesa seneng miri sragen

138 views
banner 160x600
banner 468x60

Foto polsek miri olah TKP

Editor – Eko awi

JOURNALPOLICE.ID , SRAGEN– Aksi pencurian besar-besaran menimpa rumah seorang pengusaha pupuk asal Dukuh Seneng RT 9, Girimargo,kecamatan Miri, Sriyanto (43). Pelaku yang diperkirakan sudah memetakan lokasi, membobol rumah juragan itu dengan menggasal uang tunai serta perhiasan senilai Rp 101 juta.

Pelaku terbilang cukup berani karena menjalankan aksinya pada siang hari. Pelaku yang diperkirakan beraksi sendirian itu, memanfaatkan kondisi rumah korban yang tengah kosong ditinggal rewang ke rumah tetangganya yang sedang punya hajatan pernikahan.

Informasi yang dihimpun di lapangan, aksi pencurian diduga berlangsung antara pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB siang kemarin. Menurut keterangan dari warga sekitar, aksi pencurian diketahui sekira pukul 12.00 WIB saat korban pulang dari rumah tetangganya yang punya pesta hajatan.

Setiba di rumah, korban kaget mendapati pintu rumah sudah tidak terkunci. Ia makin panik mendapati kondisi di dalam sudah hancur berantakan. Saat diperiksa ke lemari dan kamarnya, uang tunai senilai Rp 41 juta yang disimpan sudah amblas. Kemudian perhiasan milik istrinya seberat total 60 gram yang disimpan di lemari, juga raib digondol pelaku.

Mendapati hal itu, korban langsung melapor ke Polsek setempat yang tak
lama berselang langsung meluncur ke lokasi melakukan olah TKP. Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Miri, AKP Fajar Nur Ihsanudin mengungkapkan bahwa kronologi kejadian adalah sebagai berikut;

Bahwa pelaku mengacak-acak isi rumah untuk mendapatkan perhiasan dan uang tunai senilai Rp 101 juta. Melihat aksinya, pelaku diperkirakan sudah mengetahui peta lokasi rumah korban dan sengaja memanfaatkan kondisi rumah yang ditinggal ke hajatan.

“Jarak rumah korban ke rumah yang punya hajatan sebenarnya hanya selang dua rumah. Pelaku masuk dengan menjebol terali dan jendela belakang baru kemucian mengobrak-abrik isi rumah. Semuanya hancur berantakan. Yang diambil uang tunai dan emas Rp 101 juta,” paparnya

Menurut penuturan AKP Fajar menegaskan saat ini tim Serse Polseknya tengah mengintensifkan pengusutan dan penyelidikan untuk melacak serta mengungkap pelaku. Sementara atas kejadian itu,beliau mengimbau kepada masyarakat untuk lebih meningkatkan pengamanan lingkungan dan rumah ketika hendak ditinggal pergi.

Dalam pengembangan pengamanan ditingkatkan lewat Siskamling, peningkatan keamanan rumah dengan
mengunci gembok atau menitipkan ke tetangga terdekat, sangat diperlukan untuk mencegah hal-hal tidak diinginkan.dikarenakan wilayah miri rawan pencurian

 

 

 

 

Sumber – Jg/awi tim JP

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.