banner 468x60

PEMKOT CIREBON HIMBAU PEMBERLAKUAN PSBB PEDAGANG NEKAD BERJUALAN DIPASAR MINGGU PALIMANAN

banner 160x600
banner 468x60

Journalpolice.id | Cirebon , pantauan awak media jp cirebon , Menurut dari salah satu sumber yg mengaku sebagai pedagang pakaian (UCOK)kami banyak tanggungan pak,dan kami berdagang pakaian rata rata modal kami dari hutang.Kalau kami tidak jualan keluarga kami mau makan apa pak.

kami juga harus membayar hutang belanjaan pakaian kepada bos grosir di Tegal gubuk.Lagi pula rumah saya ngontrak dan sampai saat ini saya masih belum dapat bantuan dari pemerintah.kemudian dalam keadaan sedih (UCOK)berkata tolong kami pedagang di perhatikan juga bila ada bantuan sosial.

Jangan melihat kami pedagang mampu padahal kami rata rata banyak hutang nya.walaupun pemerintah suruh kami di rumah saja tak usah jualan ,Untuk memutuskan mata rantai covid 19.Namun kami disini cuma pedagang mingguan saja ,tidak jualan setiap hari.Jadi saya harap pemerintah setempat harus mengerti dengan keadaan kami.kemudian awak media juolnar police mengkontak pihak KAMTIBMAS melewati by pon WA.

menanyakan kenapa masih byk pedagang yg mengerakkan dagangannya.menurut pak BABIN dari desa Palimanan timur .

KAMI SUDAH MELARANG PAK SEBELUM ADANYA PSBB.namun MASYARAKAT tetap saja ber aktipitas di luar rumah.dan kami hanya menjalankan tugas .itu semua anjuran dari pemerintah untuk memutuskan mata rantai covid19.

menurut nya kita sangat membutuhkan kesadaran dari masyarakat untuk pencegahan covid 19 ini.kemudian masih byk pedagan pedagang yg mengeluh dgn ada nya PSBB mereka semakin susah untuk menapkahkan keluarganya.

begitu juga seorang pedagang jam (APRIANTO) sangat meminta kepada pemerintah agar memberi bantuan BLT harus merata padahal kami pedagang juga sangat besar kena dampaknya..media juolnar police Cirebon.(IRWIN )

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.