banner 468x60

PEMKAB SRAGEN TERBAIK KEDUA SE JAWA TENGAH DALAM PENYALURAN DAK FISIK TA 2019

banner 160x600
banner 468x60


JP__SRAGEN – Pemerintah Kabupaten Sragen terima penghargaan sebagai Pemerintahan Daerah terbaik kedua se – provinsi Jawa Tengah dalam kinerja penyaluran DAK Fisik tahun anggaran 2019.

Penghargaan diserahkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo didampingi Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah, Sulaiman Sah kepada Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno pada acara Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD), di Gedung Gradhika Bhakti Praja komplek Gubernuran Jawa Tengah, Senin (25/11/2019).

Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno mengatakan Kabupaten Sragen terbaik kedua setelah Kabupaten Wonogiri. Atas capaian itu, Kab. Sragen berhak menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) sebesar Rp. 1,7 triliun

Lebih lanjut Wabup menuturkan, penghargaan ini merupakan kado untuk semua stakeholder yang telah bersama-sama berkontribusi dan bekerja keras hingga Kabupaten Sragen mampu memperoleh penghargaan tersebut.

“Jadikan ini sebagai penyemangat kita, agar di tahun berikutnya bisa menjadi yang terbaik pertama,”tuturnya.

Wabup menambahkan hal-hal yang perlu di evaluasi saat ini ialah pengawasan lebih ketat lagi terkait dana desa. Pihaknya sepakat dana desa agar bisa ditambah, dengan alasan desa sebagai basis pertumbuhan pembangunan.

“Tentu harus diiringi dengan ketatnya pengawasan pelaksanaan dari dana desa itu sendiri, sehingga tepat sasaran, tepat waktu, tepat management sehingga dana desa betul-betul bisa dilaksanakan ke masyarakat,” lanjut dia.

Tidak harus pembangunan berupa fisik, Wabup Dedy juga menginginkan pembangunan non fisik seperti pemberdayaan.

Agar itu semua menstimulasi pelaksanaan dana desa berjalan dengan optimal, Wabup Dedy mengatakan pemkab akan melaksanakan lomba di tingkat desa dan kelurahan.

“Termasuk di dalam penilaiannya pelaksanaan administrasi seskeudes dana desa, menurunkan angka kemiskinan, angka stunting, masing-masing desa kita targetkan. Siapa yang bisa memberikan lompatan angka yang paling tinggi itulah yang menang,” lanjutnya.

Lomba sendiri akan diselenggarakan tahun 2020 dengan hadiah Rp 1 miliar bagi juara pertama, Rp 750 juta bagi juara kedua, dan Rp 500 juta juara ketiga.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengucapkan terima kasih kepada bupati/walikota yang sudah berkerja luar biasa, karena Provinsi Jawa Tengah di kabupaten/kota, paling menarik untuk investasi seluruh dunia.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Ganjar Pranowo menitipkan beberapa hal kepada para pemimpin daerah, pertama, perhatikan tata ruang. “Karena berkaitan dengan daya dukung lingkungan,” kata Ganjar

Kedua, bagaimana mengelola Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) untuk meninjau ulang regulasi-regulasi yang mengekang.

“Agar masyarakat yang ingin mengurus persoalan didentitas bisa dilayani dengan baik dan termasuk investasi. Kalau ini bisa dilakukan, maka problem-problem yang ada di daerah ini kita lah yang menyelesaikan dan itu secara agregat akan baik untuk performanca pemerintahan di Indonesia,” tutur Gubernur Ganjar.

Kemudian, Gubernur menitipkan agar menjaga integritas, memberikan pelayanan baik dengan memotong pelayanan yang bertele-tele dan memainkan aplikasi.

Titipan lainnya yang juga merupakan amanat Presiden Jokowi disampaikan dalam kesempatan itu kepada para penerima DIPA Tahun Anggaran 2020. (_HUMAS)

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.