Pemkab Blora – FKUB Gelar Silaturahmi Kebangsaan untuk Merawat Kebhinnekaan dan NKRI

Editor – Eka Awi JP

 

JOURNALPOLICE.ID , Blora – Dalam rangka penguatan toleransi, kebangsaan dan semangat kebhinekaan, Pemerintah kabupaten Blora dalam hal ini Kemenagkabupaten Blora bersama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Blora menyelenggarakan Silaturahmi Kebangsaan untuk Merawat Kebhinnekaan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Rumah makan JOGLO Blora.

Silaturahmi yang mengambil tema “Memaknai Konstruksi Kebhinnekaan dan NKRI Berbasis Kedewasaan Beragama dan Berkeyakinan” ini dihadiri sedikitnya 70 orang meliputi perwakilan organisasi keagamaan, entitas kebangsaan, OKP, dan tokoh masyarakat.

Hadir sebagai narasumber adalah Ketua MUI Blora, Kapolres Blora, Ketua FKUB Blora dan Kemenag Blora. Kepala Kesbangpol.

Nara sumber dari Polres Blora yang diwakili Kasat Binmas AKP Sumeidi SAG,SH,MPDI, membahas masalah lima semangat dalam kerukunan berbangsa, antara lain:

1 Semangat beribadah sesuai dengan agama dan keyakinan masing masing
2. Semangat berbangsa.
3. Semangat persatuan dan kesatuan
4. Semangat menerima perbedaan
5. Semangat kemanusian

Dan 4 Pilar dasar dalam kerukunan berbangsa, antara lain
Panvasila, UUD 19 45,
NKRI dan Bhineka tunggal ika.

Nara sumber dari Kepala Kesbangpol Blora, Amin Nur Hidayat membahas keprihatinannya atas generasi muda yang apabila tidak segera ditangani dapat merongrong keutuhan bangsa Indonesia. untuk itu ia mengusulkan kepada pemerintah untuk segera dibentuk adanya BNK.

kantor Kesbangpol terus berkoordinasi dengan Badan Narkotika Provinsi (BNP)Jateng dan Badan Narkotika Nasional(BNN).
Koordinasi tersebut untuk membahas berbagai persiapan teknis pembentukan BNK Blora.

Sementara terkait pengisian personel BNK pada operasional tahun pertama, akan ditentukan oleh Wakil Bupati Blora termasuk jabatan kepala BNK.

“Untuk posisi kepala BNK, bisa dari unsur PNS di lingkungan Pemkab Blora, bisa pula dari unsur kepolisian. Untuk jabatan lainnya, yakni 3 orang jabatan kasi, 3 kasubag dan 1 orang Kabag TU. Untuk operasional tahun pertama, penganggaran nya akan dibiayai dari APBD Kab. Blora,” tuturnya.

Dikatakan, ketika BNK Blora sudah resmi dibentuk, akan menjadi lembaga tersendiri atau terpisah dari Kesbangpol. Bahkan nantinya, BNK Blora menjadi lembaga vertikal di bawah BNP Jateng dan BNN yang penganggarannya langsung dari APBN.

Rekomendasi hasil dari dialog silaturahmi tersebut dirumuskan sebagai suatu rekomenasi yang dibacakan oleh Abu Rokhmad, salah satu anggota FKUB Blora. Berikut ini rekomendasi yang dirumuskan berdasarkan benang merah gagasan dari para narasumber.

 

 

 

Sumber – Dwi JP