banner 468x60

PEMBUKAAN BIMTEK SIPAdes BUPATI SEMARANG SAMPAIKAN KENAIKAN INSENTIF RT DAN RW

banner 160x600
banner 468x60

JournalPolice.id Semarang | Bimtek  SIPAdes ( Sistem Informasi Pengelolaan Aset Desa) Kabupaten Semarang gelombang II kembali di laksanakan di Hotel Griya Persada, Jln. Gintungan Utara No.77, Jetis, Kec. Bandungan Kabupaten Semarang. Acara tersebut dibuka langsung oleh Bupati Semarang H. Ngesti Nugroho,S.H.,M.H Jum’at (19/10) malam.

Dalam sambutannya, Ngesti menyampaikan beberapa hal terkait kebijakan pemerintah mengenai pengelolaan aset Desa. Dirinya juga menyampaikan beberapa hal terkait dengan APBD kabupaten Semarang.
Menurutnya, APBD Kabupaten Semarang Tahun 2022 sikitar 2,5 Triliun rupiah.
APBD kita Tahun 2022 jumlahnya diprediksi sekitar 2,5 Triliun Rupiah, kemudian posisi APBN dan APBD kita saat ini defisit sekitar 120 miliar atau sekitar 4,9% terangnya.

Ngesti menjelaskan, ada kebijakan yang belum bisa dianggarkan di Tahun 2022 karena masih ada penanganan Covid di Tahun 2022. Dirinya berharap, semoga tidak dipakai untuk Penanganan covid dan bisa dipakai untuk pemulihan ekonomi di Kabupaten Semarang.

Di tengah sambutannya, Ngesti menyinggung soal Siltap.
Pesan saya sama teman teman waktu itu ada pak SEKDA, dan yang lainnya, bahwa siltap Kepala Desa perangkat Desa jangan sampai turun, (disambut uplous oleh peserta).

lanjut Ngesti, Pendapatan Daerah- kita naik sekitar 2,6 miliar tunjangan untuk BPD tetap, kemudian ada program visi misi saya bersama wakil Bupati Semarang, yang pertama juga di setujui bapak anggota dewan, adalah insentif untuk penggerak PKK di tingkat Desa Kelurahan, Kecamatan dan Kabupaten. Yang kedua, kenaikan untuk insentif RT dan RW yang kemarin Rp 500.000 APBD kita naikkan Rp 300,000 menjadi Rp 800,000, nanti saya juga minta yang separuh dari Dana Desa, kami mohon disamakan dengan dana yang dari APBD Kabupaten jadi 1,6 juta terang Ngesti.
Kemudian insentif untuk LINMAS yang jumlahnya 7600 Orang, Kemudian untuk Tim penggerak PKK saya mohon bisa diambilkan dari Dana Desa termasuk pembelian seragam tim penggerak PKK jangan egah egoh lagi kata Ngesti, disambut sorak peserta.

H Ngesti Nugroho juga menyampaikan permohonan maafnya dihadapan ratusan Kepala Desa, terkait usulan pengadaan kendaraan operasional sepeda motor untuk Kepala Desa.
Saya juga mohon maaf karena usulan sepeda motor untuk operasional Kepala Desa Tahun 2022 belum bisa di anggarkan. Dan saya komitmen walaupun saya ditawari oleh pak ketua DPRD kaitannya dengan mobil jabatan Bupati, saya juga komitmen tidak mau dibelikan mobil dulu sama sama prihatin, kata Ngesti.
kemudian saya juga ada mobil jabatan yaitu Rubicon, apabila ada warga Bapak Ibu sekalian yang hajatan mantenan silahkan dipakai untuk membawa manten silakan bbm-nya kita isi driver-nya kita siapkan silahkan, sampai saat ini sudah ada 12 Manten yang pinjam mobil itu, terang Ngesti.
Bupati Semarang berdasarkan rekomendasi BPK, kembali menyampaikan pesan kepada seluruh peserta BIMTEK.
Saya berpesan sesuai rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan untuk laporan pertanggungjawaban APBDES Tahun 2021 tanggal 31 Desember harus sudah selesai semua, tidak hanya SPJ-nya tapi juga pelaksanaan kegiatannya, kemudian begitu SPJ selesai Tahun 2021 nanti untuk pencairan ADD Tahun Anggaran 2022 akan kita ambil 10 yang cepat dan tepat. Akan kita upayakan cair di tanggal 3 Januari 2022.

Di ujung sambutannya, Ngesti Nugroho akan memberikan bonus program kepada Desa yang tepat dan cepat menyelesaikan SPJ dan pelaksanaan kegiatan Desanya.
Akan kita berikan bonus program.
di tahun 2023.
Lanjut Ngesti, untuk pencairan DD/ADD besok di mulai Januari 2023, mana yang cepat akan kita cairkan dahulu, mana yang tidak, akan kita cairkan belakangan. Jadi mana desa yang aktif dan yang kurang aktif akan kelihatan terang Ngesti. – JPSmg-Rsd

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.