banner 468x60

Pembuatan KK Dan KTP Di Desa Soneyan Margoyoso Pati Di Pungut Biaya Oleh Oknum Perangkat Desa

banner 160x600
banner 468x60

Journalpolice.id, Pati – Berita terkait dugaan pungutan liar ( pungli ) yang beberapa waktu lalu sempat viral di media cetak dan online membuat sebagian masyarakat tidak percaya lagi dengan salah satu perangkat desa Soneyan kecamatan Margoyoso kabupaten Pati.

Munculnya berita dugaan pungli di salaah satu media online dan cetak tersebut membuat suasana di desa Soneyan semakin memanas, antara warga yang merasa di rugikan dengan salah satu perangkat desa.

Menurut salah satu sumber yang enggan di publikasikan namanya, biaya pembuatan KTP dan KK bervariasi, mulai dari 100 ribu sampai 250 ribu dan jumplah pemohon mencapai ratusan.

” warga yang membuat KTP maupun KK, mereka membayar kepada kaur kesra dan nominalnya berbeda, ada yang dipungut 100ribu ada yang sampai 250 ribu. ” ungkap sumber yang tidak mau disebutkan namanya

Siswanto selaku kaur kesra di dampingi kepala desa ( kades ) saat di temui awak media di ruangan kerja membantah bahwa dirinya tidak pernah melakukan pungutan untuk pembuatan KTP dan KK. ( 7/11/19 )

” saya tegaskan tidak pernah melakukan pungutan untuk pembuatan KTP ataupun KK. ” terang Siswanto.

” saya malah kaget kok tiba tiba muncul berita di koran dan online. Dan memang ada beberapa warga yang ngasih duit, itu pun hanya sebagai pengganti uang bensin dan hanya sebesar 20 ribu saja. ” ungkapnya.

Saat di singgung masalah pengondisian sejumlah uang kepada salah satu oknum agar berita tidak di ekspose, Siswanto terlihat meraasa kebingungan dan panik.

” itu hanya uang bensin saja tidak lebih agar masalaah dugaan pungli tidak di besar besarkan atau di laporkan ke pihak kepolisian. ” cetus Siswanto dengan panik

Apa yang disampaikan kaur kesra bertolak belakang dengan yang di sampaikan salah satu sumber dan sumber menyebutkan jika pengurusan pembuatan KK dan KTP di pungut biaya yang bervatiasi.

Di tempat yang sama, Margi selaku kades Soneyan tidak banyak bicara ketika di konfirmasi terkait dugaan pungli yang dilakukan oleh perangkat desanya.

” saya tidak tahu menahu, pak kaur kesra juga tidak pernah koordinasi dengan saya. Dan saya juga baru menjabat sebagai kades. Kata Margi.

Jika masalah seperti itu terus di biarkan, akan berdampak dengan kinerja pemerintahan desa dan masyarakat tidak percaya lagi terhadap pemerintahan desa.

( suf/dn )

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pembuatan KK Dan KTP Di Desa Soneyan Margoyoso Pati Di Pungut Biaya Oleh Oknum Perangkat Desa"