banner 468x60

Paripurna Hak Angket Dapat Penolakan Sejumlah Fraksi, Ketua DPRD : Biar Masyarakat Yang Menilai

banner 160x600
banner 468x60

Journalpolice.id | PATI – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati dalam rangka Pembentukan Panitia Angket DPRD Kabupaten Pati pada Selasa (17/5/2022) mendapat penolakan dari sejumlah Fraksi Partai Politik.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin usai memimpin jalanya rapat paripurna bahwa ada 8 fraksi yang sudah disurati dan siapa saja yang ditunjuk mewakili fraksinya masing-masing untuk menjadi pansus hak angket, akan tetapi ada sejumlah fraksi yang tidak hadir dalam rapat paripurna.

“Fraksi Gerinda dan Fraksi Golkar tidak ada yang hadir sama sekali, Fraksi PDIP hadir, kecuali pak Noto dan pak Joko yang kebetulan sedang sakit, Fraksi Demokrat full, Fraksi PKB 3 orang,” ungkap Ali Badrudin kepada sejumlah wartawan

Rapat sempat tertunda beberapa kali karena anggota DPRD yang hadir belum memenuhi kuorum dan rapat baru dibuka pukul 10:30, padahal sesuai jadwal rapat harus dimulai pukul 9 pagi.

Ali Badrudin merasa janggal dan mencurigai adanya kekuatan yang mengendalalikan dan mempengaruhi anggota DPRD yang tidak hadir dalam rapat paripurna, padagal rapat sebelumnya banyak anggota DPRD yang hadir.

“Biar masyarakat dan Aparat Penegak Hukum (APH) yang menilai, ada apa dibalik semua ini. DPRD adalah panggung politik bukan milik pribadi dan pimpinan adalah kolektif kolegial dan dengan anggotaempunyai hak tang sama,” jelas Ali

Sejauh ini DPRD sudah melaksanakan fungsinya dan ketika ada kejanggalan ganya mengeluarkan rekomendasi, akan tetapi ditindak lanjuti apa tidak iti urusan bupati, DPRS tidak bisa memberikan sangsi ke eksekutif, tetapi ketika rapat bisa mempertanyakan, kalau melanggar hukum, iti tugasnya APH

“Saya selaku pimpinan, kami menginginkan hak angket, dan saya tidak tahu kenapa ada anggota DPRD yang tidak hadir dalam rapat paripurna ini, biar masyarakat yang menghakimi,” pungkasnya

( suf/jp )

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.