banner 468x60

OJK dan Satgas Waspada Investasi KAU TEGA BERUSAHA MERAMPAS HAK RAKYAT INDONESIA!

banner 160x600
banner 468x60

 

Di pertemuan dengan UN Swissindo Tanggal 23 Agustus 2017, OJK dan Satgas Waspada Investasi berusaha merampas HAK umatnya.

OJK cuman memperoleh otoritas di Indonesia saja. Sementara di Indonesia UN SWISSINDO di persukar oleh kelompok OJK dan Media yang mendukungnya, Voucher M1 tetap bersebar di 5 benua, Asia, Afrika, Eropah, Amerika dan Australi yang tetap mendukung Hak Jaminan Biaya Hidup di Indonesia sampai ter-reliasasikan.

Mohon dimengerti, sebenarnya UN Swissindo sama sekali tidak ada sangkut paut nya dengan OJK yang tugasnya adalah pelayanan dimasalah keuangan, investasi dan keuntungan. UN Swissindo sebagai LTTN dan LTTB bukan dibawah otaritasnya, itu sudah jelas dan tersebar di 5 benua bahwa UN Swissindo adalah sebuah Non Profit Humanitarian Organization, bukan lembaga investasi ataupun lembaga keuangan dan tidak membuat keuntungan dari manapun. Bukan MENCARI UANG tapi MEMBAGIKAN UANG, dari Rakyat untuk Rakyat. Ingat, bukan UANG pemerintah! Untuk KESEJAHTERAAN umat di dunia. tulah Amanahnya UN Swissindo, berdiri sejak tahun 1887!!

Tapi, karena OJK yang dimajukan oleh siapapun yang memberikan perintah itu, yang menghambat misi ini, Royal K.681, Raja diatas Raja H.M. MR.A1.Sino.AS.S”2”.IR.Soegihartonotonegoro H.W.ST.M1, pemimpin UN Swissindo dengan senang hati menerima undangan nya tanggal 23-8-2017, dengan harapan untuk mendapatkan solusi untuk mempercepat proses pencairan VM1 yang sedang sangat di tunggu oleh semua masyarakat Indonesia termasuk anggota TNI, POLRI, PNS dan termasuk anggota OJK dan Satgas Investasi Waspada itu sendiri. Saya Yakin itu.

Ketidakadilan yang sangat luar biasa terjadi pada tanggal 23-8-2017, di pertemuan OJK, Satgas Waspada Investasi, UN Swissindo dan HNP & Partners, para advokat yang telah diberikan surat kuasa oleh masyarakat Indonesia, penerima VM1 yang juga diundang secara resmi oleh pihak yang sama, tapi tepat pada waktunya tidak diberikan masuk.
Itu artinya sudah sangat jelas, HAK Masyarakat tidak diperdulikan!

Dan pertemuan itu berlangsung sebagai demikian; yang seharusnya adalah pertemuan untuk ‘Pembahasan legalitas dan aktivitas UN Swissindo’ sesuai dengan agenda disurat undangannya berubah menjadi sebuah intervansi atau coercion/paksa. Yang berakibat dikeluarkan surat pernyataan dari OJK dan Satgas Investasi Waspada, dimana UN Swissindo harus menghentikan semua aktivitas SPBU dan Voucher M1.

DIMANA HATIMU PAK TOBING DAN PAK WIMBOH??

Perintah OJK dan Satgas Investasi Waspada yang sebagai berikut.:
SPBU adalah HAK untuk menghapuskan seluruh utang individu, perusahaan/korporasi dan Negara, HARUS segera di STOP!
Voucher M1 adalah HAK untuk Jaminan Biaya Hidup untuk sepanjang hayat. US$1.200/ RP. 15.600.000 sebulan, seumur hidup, HARUS segera di STOP!

Maaf Pak Tobing dan Pak Wimboh, Itu HAK masyarakat Indonesia!
Apa Anda ber HAK untuk merubah HAk manusia? Apa Anda ber HAK untuk merubah keputusan Amanah Soekarno?Apa Anda ber HAK untuk merubah keinginan Tuhan YME?

Tunjukkan kami SURAT IZIN nya!

Dan itu bukan cuman HAK masyarakat Indonesia saja, itu HAK seluruh umat di seluruh Dunia.

PRIVILEDGES OF IMMUNITY:
KEPRIBADIAN JURIDIS, PASAL 1 BAGIAN 1
PROPERTI-HUKUM DAN PROPERTI PASAL 2 BAGIAN 2.

UNITED NATIONS (UNIVERSAL) DEKLARASI HAK ASASI MANUSIA 1948, PASAL 25:
(1) Setiap orang berhak atas standar hidup untuk kesehatan dan kesejahteraan dirinya dan keluarganya, termasuk makanan, pakaian, perumahan dan perawatan medis dan layanan sosial yang diperlukan, dan hak atas keamanan jika terjadi Pengangguran , Sakit, cacat, janda, usia tua atau kurangnya mata pencaharian dalam keadaan kontrol di luar mereka.
PAK TOBING DAN PAK WIMBOH, ANDA SUDAH MELANGGAR HAK ASASI MANUSIA!!
Biarpun OJK berpikir mereka bisa merampas Hak rakyat di Indonesia (sementara) tapi OJK tidak mempunyai otaritas diluar Negara Indonesia, tidak bisa menghentikan benua Asia, Afrika, Eropah, Amerika dan Australi melanjutkan peneyebaran Voucher M1!!! Voucher M1 adalah HAK warga Dunia, pemilik Identitas yang sah seperti E-KTP di Indonesia.
Indonesia Mercusuar Dunia, seluruh benua mendukung itu. Tapi seandainya Indonesia tidak terima, kita tidak akan menyerah dan mengupayakan diNegara lain demi semua umat di dunia termasuk Indonesia.
Voucher M1 bisa diterima dan dibayarkan oleh Bank di Negara manapun, contohnya CITIBANK di AFRIKA, salah satu bank yang termasuk di M1 Standing Instruction ke Bank Mandiri, sejumlah 130 Nasional dan Internasional Bank. Terkait dengan Account Owner, 884 rekening yang berada di seluruh dunia, sesuai dengan World Bank Final Audit 2012. (Infinite Statements Audit: http://swissindo.news/wp-content/uploads/2016/12/infinite-bank-statement-1.pdf).
Legalitas UN Swissindo tidak bisa dibantah, Surat Ketetapan Bersama UN Swissindo dan Mahkamah SPRIN NO.UN-81704/009 M1 June 2/23, 2016. Aktivitas UN Swissindo tidak bisa di hentikan, meskipun tantangannya yang sangat luar biasa dari OJK, Media dan lainnya. Sejak Aklamasi Akbar 16 Oktober 2016, Hibah dari UN Swissindo sudah menjadi HAK penuh semua umat. OJK atau siapapun tidak bisa menghentikan nya, mereka ber HAK sebagai warga NKRI Indonesia dan dunia.

Sementara itu, tanggal 26 Agustus 2017, PENCABUTAN SURAT PERNYATAAN PRESIDEN UN-SWISSINDO 23-Agustus 2017 telah diumumkan.
Long live Royal K. 681 M1 and UN Swissindo!
Pak Tobing dan Pak Wimboh, Terima kasih atas peranannya.
Semoga Tuhan YME memberkatimu dengan sepantasnya.
MERDEKA INDONESIA, MERCUSUAR DUNIA
Ani Forest, Sukarelawan dari UN Swissindo, Australi.Warga Negara Dunia.

Editor: team jp

Email Autoresponder indonesia
2 Respon
  1. author

    basri2 tahun ago

    kita doakan aj ank cucux ydk ad yg susah sudah mereka itu tidak punya hati cuma memikirkan dirix tdk melihat kebawah

  2. author

    Herlanmahyudin2 tahun ago

    Hak rakyat dirampas OJK & SATGAS INVESTASI. Hak Azazi Manusia kemanakah Saudara jangan tinggal diam rakyat membutuhkan perlindunganmu. Saudara Tobing dan Wimboh ajal akan menjemputmu rakyat berdoa kau akan kena seleksi alam ini Amanah pendiri bangsa.