banner 468x60

Money Politik Uang Masih Dominasi Kalahkan Cakades Yang Program ANTI POLITIK UANG  DiSragen

banner 160x600
banner 468x60


Ilustrasi money politik

Journalpolice. id_SRAGEN, Praktik money politik di Pilkades Sragen masih belum musnah. Sebaliknya, praktik sebaran tembakan uang untuk menggaet simpati warga kepada calon Kades, masih tumbuh subur.

Menjelang coblosan yang digelar Kamis, ini praktik serangan tembakan Pilkades masih gencar terjadi karena tidak berfungsinya tim satgas anti money politik.

Kehadiran tim Satgas Anti Money Politik yang digalang Pemkab dari kabupaten, kecamatan hingga desa, seolah tak mempan merubah pola pikir masyarakat umumnya.

Fakta di lapangan, aksi bagi-bagi uang masih saja terjadi. Bahkan di beberapa wilayah, besaran uang tembakan justru naik dari Pilkades tahap sebelumnya.

Hasil penelusuran tim jp praktik tembakan uang dari calon ke warga, masih terjadi hampir di semua wilayah kecamatan. Kehadiran tim Satgas Anti Money Politik seolah diabaikan

Praktik money politik itu terdeteksi terjadi di antaranya di banyak Pilkades di wilayah Sumberlawang, Tanon, Masaran, Kedawung, Karangmalang, Sidoharjo, Ngrampal, Gondang, Sambirejo, Plupuh dan beberapa kecamatan lainnya.

Sudirman SE mengiyakan masih suburnya praktik money politik di Pilkades serentak kali ini. Menurutnya banyak laporan kekalahan ini akibat praktik money politik yang masih mencokol dan tidak berfungsinya SATGAS ANTI MONEY POLITIK yang dibentuk oleh Muspika kabupaten sragen, tukasnya

“Masih terjadi dan indikasinya malah makin parah , kususnya pendem keluar angka Rp 50.000 hingga Rp 70.000 dan masyarakat belum siap politik tanpa uang wilayah kebayanan barong 1 yang diperkirakan kalah masih unggul dengan warga kemukus secara mental sudah siap.tukasnya

Cakades Suradi SH Program Anti Politik Uang kalah dengan perolehan angka No urut 1 Suradi sh 635, Jaswadi S.com dapat 1007 Suara, Sunarto 1079 Suara , kalah dua kubu diduga masih mengunakan serangan fajar walaupun alat bukti blm kami kumpulkan , hanya suara dan jika di temui sumber info tidak menagkui adanya cakades yg di duga kasih amplop.

Artinya gagal proram mulia bupati dan kesepakatan Polres, Bupati, kejaksaan dan PN bersama itu slogan saja dengan membentuk Satgas Anti Money Politik di sragen gagal karena masyarakat belum siap.(tim Jp)

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.