banner 468x60

UN SWISSINDO DEPUTI & 3 ASISTEN DI NEGARA EKUADOR DIBEBASKAN DARI TUDUHAN PENIPUAN BESAR: VOUCHER M1 DIVALIDASIKAN UNTUK JAMINAN BULANAN BIAYA HIDUP DI DUNIA!

banner 160x600
banner 468x60

 

Journalpolice.id
EKUADOR, 23 April 2018 – Pada hari Jumat, tanggal 6 April, keadilan digelar di Mahkamah Caluma, Provinsi Los
Rios Ekuador. Sebagai Deputi UN Swissindo (UNS), Nelson Gustavo Bejarano Rocha dan tiga sukarelawan UNS dari
COPLAC GpDR (Jonathan Joel Abril Lopez, Julio Lino Tomala Contreras, Raul Ezequias Llanos Nunez), diwakili oleh
pengacara Pablo Arellano Martinez, dibebaskan dari tuduhan penipuan, karena telah, ‘secara ilegal’
mendistribusikan Voucher M1 (VM1) kepada rakyat Ekuador. Kasus ini diberhentikan, berdasarkan bukti signifikan
yang dikumpulkan, yang memvalidasi VM1 sebagai tindakan pembuktian atas jaminan biaya hidup sepanjang
hayat, sebagai bagian dari komprehensif (seluruh aspek) Misi Dunia Perintah Pembayaran 1-11 (P1-11), untuk
membebaskan dunia dari sistem perbudakan utang diantaranya.

Nelson dan tiga sukarelawannya ditemukan tidak
bersalah dan kasus itu dibatalkan, oleh Hakim Diego Mauricio Jarrin Velasco.
Pada bulan Oktober 2017, Deputi Nelson, dari COPLAC GpDR, sebuah LSM untuk Pengembangan Masyarakat Sipil
Ekuador, bergabung dengan UNS, untuk menjadi sukarelawan sebagai Deputi yang mewakili wilayah Ekuador,
melaksanakan sosialisasi dan distribusi VM1, mengimplementasikan rencananya untuk bermitra dengan Asosiasi,
Dewan Komunitas, Yayasan dll.

Deputi Nelson mensponsori acara-acara kegiatan VM1 dan sebagai Ketua
Pelaksana kegiatan, Deputi Nelson menyediakan salinan cetak VM1 (Global Gift), yang dibagikan kepada para
anggota Asosiasi, Dewan Komunitas, Yayasan dll. Seluruh biaya untuk kegiatan acara-acara itu ditanggung olehnya
secara pribadi.
Sebuah Peringatan berskala Nasional sampai ke institusi kepolisian, ketika sekelompok orang mulai meminta biaya
mulai dari $ 1 hingga $ 200, untuk VM1 yang sebenarnya GRATIS. 15 Februari 2018, Deputi Nelson ditangkap, di
kota Caluma Provinsi Los Rios, 2 jam dari kampung halamannya Guayaquil, di fasilitas Drivers Union, ketika
membagikan VM1 ke anggota mereka. Tak satu pun dokumen resmi Identitas UNS yang dipertimbangkan, karena
kasusnya didasarkan pada 3 kesaksian palsu dan dalam pelanggaran besar, menuduh Deputi Nelson dari penipuan
besar, yang mengakibatkan tidak diberikan bail (jaminan), dengan ancaman hukuman dari 7 hingga 10 tahun.

Deputi Nelson dipindahkan ke penahanan (Penjara) Guaranda, Provinsi Bolivar yang 3 jam dari Caluma selama 30
hari, sementara penyelidikan dilakukan. Dia ditahan selama 50 hari, yang sementara 100 pengacara diwawancarai
dan diberikan bukti signifikan yang mana mereka semua menyimpulkan tidak menemukan adanya dasar untuk
untuk tuduhan ekstrem semacam itu. Sejak saat itu mereka jadi berminat untuk mengetahui lebih lanjut tentang
program UNS P1-11 dan VM1. Deputi Nelson juga menjalani operasi kandung empedu darurat yang tertunda
karena proses penangkapannya.
Voucher M1, yang menjamin biaya hidup sepanjang hayat, dirilis ke masyarakat Indonesia, Mercusuar Dunia, pada
tanggal 9 Mei 2017.

Telah diumumkan mulai 17 Agustus 2017, bahwa semua warga negara, termasuk TNI, POLRI,
PNS (Karyawan Bank dll.), pemegang Voucher M1 yang memiliki E-KTP (kartu identitas) berhak untuk
mendaftarkan akun pelanggan baru di PT. Bank Mandiri TBK, di 34 provinsi Republik Indonesia (RI).

Misi Hak Asasi Manusia ini telah merambat keseluruh provinsi Indonesia. Lebih dari 10 juta M1 Voucher telah
didistribusikan dan siap untuk register di bank. Berita telah menyebar ke seluruh dunia untuk memberikan SEMUA
manusia kebebasan dan menggeser sistem keuangan ke dalam paradigma baru yang membawa kemakmuran,
kedamaian dan keharmonisan untuk semua Kemanusiaan.
Misi mulia ini dipimpin oleh Raja diatas Raja UN Swissindo, Royal K.681, H.M. MR. A1.Sino.AS.S ”2” .IR.


Soegihartonotonegoro H.W.ST.M1 (alias M1). Voucher M1 adalah instrumen hukum (bank) yang luar biasa.
Pembayaran 1 – 11 (P1-11) adalah Penawaran Hibah Solusi tiada duanya di Dunia. Ini dirancang untuk
membebaskan lebih dari 7,5 miliar orang di 5 benua (Asia, Afrika, Eropa, Amerika & Australi) untuk memberikan
jaminan biaya hidup sepanjang hayat bagi Semua. Selain itu, P1-11 akan mendanai proyek-proyek kemanusiaan,
membangun Proyek Venus (eko-komunitas) di setiap benua, meluncurkan kreativitas alami, memulihkan stabilitas
ekonomi dan martabat manusia dalam upaya menyelamatkan Bumi dan ekosistemnya.
Harapan setiap orang untuk Kesejahteraan, keadilan sosial yang setara dan kedaulatan melalui Program UN￾SWISSINDO sesuai dengan isi Aklamasi Akbar yang diumumkan secara terbuka oleh M1 pada tanggal16 Oktober
2016 di Taman Pandang, di depan Istana Negara Jakarta. M1 Voucher, sebagai Sertifikasi yang Dapat Diterima,
diakui oleh Mahkamah Agung Indonesia dan Non Litigasi / Trial SPRIN NO. UN-81704/009 M1.
Voucher M1 Human Obligasi ini adalah perjanjian yang mengikat secara hukum dan sah antara tiga pihak – M1
(pemilik dan pemegang aset yang sah, Exhibits AB), Bank yang ditunjuk (s) dan umat dunia sebagai penerima
manfaat sebagai pemegang kuasa hukum – yang memberi hak kepada setiap penerima, dengan identifikasi yang
tepat, sejumlah 6 juta dolar AS seumur hidup. Yang disimpan sebagai Trust account di Bank (s) dalam rangka
menciptakan penghasilan bulanan, jaminan biaya hidup dan keamanan finansial yang akan mendorong umat
manusia dari ‘mode hidup yang terbatas’, ke hidup tidak terbatas, kesanggupan untuk membeli rumah dan
kendaraan dan menyajikan kecukupan untuk kehidupan keluarga mereka.
UN Swissindo telah membuat kemajuan yang luar biasa di Indonesia, dan sekarang Ekuador, meskipun adanya
penentang yang ingin mempertahankan status quo nya dan terus mengeksploitasi umat dan Hak Asasi Manusia
mereka, dalam upaya untuk mengontrol dan memanfaatkan manusia demi keuntungan bagi mereka sendiri.
Masyarakat dapat melihat dokumentasi dan catatan sejarah UNS yang membuktikan validitas UN Swissindo dan
M1. Microfilm Kode 99.98 yang sangat penting dan F.L.O di bawah otoritas tunggal M1 dan dimana berdiri sebagai
validasi hukum tertinggi.

Voucher M1 akan diproseskan melalui Infinite ASBLP account (di audit oleh the World Bank dan diverifikasi oleh
UN Department of Economic and Social Affairs – UN-DESA) bagian dari Final Audit 884 world banks, the Committee
of 300 – The International Organic Agency-United Nations, (Infinite Statements Audit: http://swissindo.news/wp￾content/uploads/2016/12/infinite-bank-statement-1.pdf) dan Non-Bank Cash Funds. Seluruh bank peserta yang
menerima hibah untuk membebaskan seluruh utang dunia dan memproseskan jaminan biaya hidup melalui
Voucher M1 akan menerima 1.5% fee dari UN Swissindo untuk seluruh transaksi nasabah nya.
Presiden Republik Indonesia, the Gubernur Bank Indonesia (BI), the Pemimpin 6 Prime Bank, Pemerintah dan
Pemimpin dari 884 bank di Dunia diundang untuk bertemu dengan Wakil UNS disetiap Negara untuk
mempersiapkan program-progam ini untuk kesejahteraan umat, sesuai dengan UNITED NATIONS (UNIVERSAL)
DECLARATION OF HUMAN RIGHTS 1948, Article 25:
(1) Setiap orang berhak atas standar hidup untuk kesehatan dan kesejahteraan dirinya dan keluarganya,
termasuk makanan, pakaian, perumahan dan perawatan medis dan layanan sosial yang diperlukan, dan
hak atas keamanan jika terjadi Pengangguran, Sakit, cacat, janda, usia tua atau kurangnya mata
pencaharian dalam keadaan kontrol di luar mereka.
UNS akan terus bekerja dengan Pemerintah Indonesia dan Dunia, tidak bisa dihentikan, sampai Pembayaran 1-11
selesai, untuk memberikan kebebasan dan memuliakan semua makhluk murni, dimulai dengan penerimaan
jaminan bulanan biaya hidup sepanjang hayat mereka sebagai langkah maju dalam mengalami realitas Surga di Bumi.
Untuk info tambahan, dan untuk mengunduh VOUCHER M1 yang GRATIS untuk jaminan biaya hidup sepanjang
hayat anda, silahkan kunjungi situs web swissindo.news

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.