banner 468x60

MAS KUNTO : ANTI MONEY POLITIK DI SRAGEN HANYA RETORIKA SEMATA JAUH PANGGANG DARI API !!!!!!!

banner 160x600
banner 468x60


Journalpolice. id_SRAGEN, Praktik money politik di Pilkades Sragen masih belum musnah. Sebaliknya, praktik sebaran tembakan uang untuk menggaet simpati warga kepada calon Kades, masih tumbuh subur.

Kunto belum pulang sejak H-1 Sampai Dengan H+1 mengamati kekelahan Anak didiknya Suradi SH kalah telak menceritakan kejanggalan kejanggalan yang terjadi diperkirakan Menang Namun Hasilnya di luar dugaan melesat jauh 7kali jadikan Bupati dan ratusan kepala desa Namun saat terjun di kelurahan Pendem dan Kelurahan Brojol.

Mas Kunto sudah bisa membaca benang merah kekalahan suradi sh bahwa tanoa uang gak bakal pilih walaupun calon itu mempunyai visi misi bagus jika tanoa uang walaupun saudara tunggal embah dan kelompok kelompok religius padahal disisi lain akan menjadikan gunubg kemukus jadi wisata Bertarap international.terangya.

Menjelang coblosan yang akan digelar Kamis, praktik serangan tembakan Pilkades masih gencar terjadi.

Kunto bilang suburnya praktik money politik di Pilkades serentak kali ini, Menurutnya banyak laporan kekalahan ini akibat praktik money politik yang masih mencokol dan tidak berfungsinya SATGAS ANTI MONEY POLITIK yang dibentuk oleh Muspika kabupaten sragen, tukasnya

“Masih terjadi dan indikasinya malah makin parah , kususnya pendem keluar angka Rp 50.000 hingga Rp 150.000 dan masyarakat belum siap politik tanpa uang apa yang dilakukan Bupati atas Venomena ini.

Cakades Suradi SH Program Anti Politik Uang kalah dengan perolehan angka No urut 1 Suradi sh 635 Jaswadi S.com dapat 1007 Suara , Sunarto 1079 Suara , kalah dua kubu diduga masih mengunakan serangan fajar walaupun alat bukti blm kami kumpulkan , hanya suara dan jika di temui sumber info tidak menagkui adanya cakades yg di duga kasih amplop.

Artinya gagal total program mulia bupati dan kesepakatan Polres , Bupati, kejaksaan dan PN bersama andanya anti money politik dengan membentuk Satgas Anti Money Politik di sragen gagal.

Kunto menyadari hal ini namun akan tetap mengkawal Pergub dan perbup Anti Money Politik ini sedang tahun 2020 akan ada kontestan Pilkada 2020 pemilihan Bupati yang bersih tanpa Politik uang , Kebanyakan Yang jadi kepala desa tahun ini Incamben yang pernah menjabat berberapa kali dan bermunculan ini seolah permainan lama diulang demi pilkada 2020.

Kunto berstatmen lalu berstatmen, ” ANTI MONEY POLITIK UANG HANYA RETORIKA SEMATA JAUH PANGGANG DARI API ” Dan PILKADES SRAGEN TIDAK ADA UANG TIDAK BISA JADI KADES, tegasnya
(tim Jp)

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.