banner 468x60

MAKNA SORBAN BAGI SANTRI, JOKOWI GAK PAMERKAN SAAT KAMPANYE DI SUBK

banner 160x600
banner 468x60


Arti Dari Sorban Mbah Maimoen dan Tasbih Habib Luthfi Untuk Jokowi

JP-Jakarta, tidak sangka kampanye akbar 13 April 2019 di GBK dihadiri oleh dua ulama NU yang sangat kharismatik, yaitu Mbah Maimoen Zubair dan Habib Luthfi. Jujur, ini menjadi tamparan keras buat saya pribadi.

Saya yang masih muda tidak hadir di GBK karena kebetulan ada kesibukan. Namun jujur saya malu setelah mengetahui Habib Luthfi dan Mbah Maimun Zubair hadir mendukung Jokowi di GBK.

Kehadiran dua orang ulama kharismatik tersebut tentu sangat istimewa.

Ketika dua ulama menyempatkan waktu untuk hadir di GBK padahal memiliki kesibukan membimbing umat, saya semakin yakin jika mendukung Jokowi adalah langkah yang benar.

Tidak biasanya ulama kharismatik mau terang-terangan mendukung capres. Artinya, keinginan Mbah Maimoen dan Habib Luthfi agar Jokowi menang sangatlah kuat sehingga keduanya sampai harus terjun langsung ikut berkampanye.

Saya sebenarnya tidak ingin mengaitkan peritiwa luar biasa ini dengan kubu Prabowo.

Prabowo sebelumnya bertemu dengan dua ustadz yang sedang populer di Indonesia, yaitu UAS dan Adi Hidayat.

Apa mungkin karena hal ini lalu Mbah Maimun dan Habib Luthfi tergerak hatinya untuk ikut kampanye Jokowi? Jujur saya tidak tahu persis.

Yang pasti UAS sempat dibaiat oleh Habib Luthfi dan sowan ke Mbah Maimoen sebelum akhirnya mendukung Prabowo.

Ada momen yang spesial setelah Jokowi berpidato di GBK.

Beliau sempat berbincang dengan Mbah Maimoen Zubair dan Habib Luthfi di Hotel Fairmont Jakarta, tak jauh dari kompleks GBK. Mbah Maimoen lalu mengambil sorban berwarna hijau.

Beliau lalu menunjukkan cara memakai sorban sebelum diberikan ke Jokowi. Jokowi pun langsung memakai sorban tersebut. Setelah itu, giliran Habib Luthfi yang memberikan sebuah tasbih warna kebiru-biruan ke Jokowi.

Saya rasa dukungan Mbah Maimoen dan Habib Luthfi tidak main-main setelah memberikan sorban dan tabsbih ke Jokowi. Pemberian seorang ulama kharismatik tidak sama dengan pemberian orang biasa. Pemberian ulama selalu ada makna yang tersimpan.

Seorang ulama tidak mudah untuk memberikan sesuatu yang sarat dengan makna kepada sembarang orang. Pemberian Mbah Maimoen dan Habib Luthfi kepada Jokowi mengandung pesan yang sangat dalam.


Saya berharap melihat jokowi ke Panggung Utama memakai Sorban dan kalung tasbis liontin, ternyata gak dipakai untuk hormati ulama agar tidak dijadikan berita memanfaatkan ulama besar dan kharismatik.

Sorban adalah selembar kain yang biasanya dipakai di bahu atau kepala yang menjadi ciri seorang muslim. Memakai sorban hukumnya sunnah apabila diniati untuk meneladani Rasulullah. Namun memakai sorban bisa menjadi makruh atau bahkan haram jika setelah memakai sorban, lalu merasa dirinya paling alim dibanding yang lain.

Maka dari itu tidak sembarang orang berani memakai sorban.

Hanya ulama-ulama yang benar-benar ulama yang seolah mendapat legitimasi untuk memakai sorban. Sorban adalah lambang kebesaran ulama.

Ketika Sorban Mbah Maimoen diberikan kepada Jokowi, bisa dimaknai sebagai bentuk keridhoan beliau kepada Jokowi. Mbah Maimoen meridhoi Jokowi menjadi presiden Indonesia untuk yang kedua kalinya.

Bisa dimaknai juga sebagai pesan agar Jokowi bisa mengemban amanat ini dengan baik. Ridho seorang ulama sangat berharga. Jika ulama yang dekat dengan Allah sudah ridho, maka do’anya bisa langsung mengetuk pintu langit.

Tasbih adalah biji-biji atau benda yang berbentuk biji yang digunakan untuk menghitung. Umat Islam menggunakan tasbih sebagai alat untuk menghitung dzikir. Selain sorban, tasbih juga salah satu ciri khas umat Islam. Namun, tasbih seorang ulama tentu berbeda dengan tasbih kebanyakan. Tasbih yang diberikan oleh Habib Luthfi kepada Jokowi mengandung makna yang sangat dalam.

Tasbih pemberian Habib Luthfi bisa dimaknai sebagai pesan beliau kepada Jokowi agar senantiasa mengingat Allah saat menjadi pemimpin Indonesia. Jika senantiasa ingat kepada Allah, maka apapun yang Jokowi lakukan untuk kemajuan negeri ini akan mendapat ridho Allah SWT. Sesibuk apapun pekerjaan seorang presiden, jangan lupa untuk shalat lima waktu dan berdzikir kepada Allah.

Tasbih yang diberikan Habib Luthfi kepada Jokowi juga bisa dimaknai bahwa beliau ridho jika Jokowi kembali menjadi pemimpin. Beliau mempercayai Jokowi sebagai sosok yang tepat memimpin negeri ini. Beliau memberikan tasbih karena tahu Jokowi seorang muslim yang taat. Tasbih pemberian Habib Luthfi mungkin akan terus dipakai oleh Jokowi untuk berdzikir.

Bagi santri, pemberian ulama adalah sesuatu yang amat sangat berharga dan tidak akan diberikan ke sembarang orang. Maka ketika Mbah Maimoen dan Habib Luthfi memberikan sorban dan tasbih ke Jokowi, saya yakin Jokowi bukan orang sembarangan. (Red.mjo/Ayyas/seawod)

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.