banner 468x60

LPKSM PUTRA LAWU : Telah terjadi kesepakatan antara PT AKS dengan Warga setelah DLH turun Gunung

banner 160x600
banner 468x60


Foto : ketua poskomando LPKSM putra Lawu saat Tinjauan dinas DLH, kepala desa dengan warga dilanjut mediasi

Journalpolice.id, Blora – ketua Posko LPKSM PuTRA LAWU Prastyo mengungkapkan bahwa Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blora akhirnya menindaklanjuti pengaduan Dampak Lingkungan Pembuangan Limbah PT. AKS. Pada saat kunjungan, DLH bersama dengan Pihak Pemerintah Desa Kamolan datang ke lokasi dan bertemu dengan Silverius Berre selaku perwakilan dari PT. AKS. (27/7)

Dalam kunjungannya, Achmad Toha selaku Kasi Penegakan Hukum Lingkungan Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup mengatakan ada beberapa dampak yang ditimbulkan oleh kegiatan perusahaan tersebut.

Dampak lingkungan yang ditimbulkan yaitu berupa penurunan kualitas udara (debu) dan kebisingan dikarenakan operasional mesin pengeringan padi terletak didekat jalan Kamolan-Banjarejo menimbulkan gangguan terhadap pengguna jalan dan warga sekitar.

“ada beberapa temuan dan kita buatkan berita acara”. Katanya.
Pembuatan Berita acara tersebut disaksikan oleh Sugeng Sumarno selaku Kabid PPKLH, Sri Jatmiko selaku Kasi PPKLH dan Sutarji Selaku Perwakilan dari Pemerintah Desa Kamolan serta Prasetyo Budi Utomo selaku LPKSM Putra Lawu.

Dalam berita acara terdapat kesepakatan upaya penyelesaian dengan yaitu dengan terlebih dulu menguji udara sekitar pada saat mesin pengeringan beroperasional dan apabila hasil pengujian udara parameter melebihi baku udara maka penanggung jawabakan melakukan pencegahan terulanginya pencemaran.

Sementara itu, Silverius Berre selaku HRD dan perwakilan perusahaan tidak dapat berbicara banyak terkait hal ini, dirinya tidak berani memutuskan tindakan yang akan dilakukan perusahaan untuk mencegah pencemaran lingkungan.
“menunggu keputusan dari pak agus, selaku pemegang kebijakan dalam perusahaan”. Ucapnya.

Senada dengan Achmad Toha, saat dikonfirmasi melalui telephone, Sugiyono selaku Plt Kepala DLH Blora membenarkan adanya beberapa temuan tersebut. Bahkan dirinya juga membeberkan bahwa PT. AKS belum melaporkan baku mutu udara kepada DLH.

“laporan semester awal tahun 2021 belum dilaporkan kepada kami tentang baku, mutu udara”. Pungkasnya.

Ketua LPKSM putra Lawu pusat Rois Hidayat ikut berkomentar terkait pelaku usaha yang abaikan dampak lingkungan akibat kegiatan usaha yang menganggu linkungan sekitar wajib memahami UU Libgkungan hidup dikarenakan berimbas pada dampak ganggaun kesehatan dan sesuai undang undang juga wajib memberi ganti rugi akibat dampak yang ditimbulkan oleh pelaku usaha dimanapun berada ( Prastyo Bu)

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.