banner 468x60

Lantik Pejabat Eselon II,Walikota Semarang: 1 Jabatan Tunggu Rekomendasi Mendagri

banner 160x600
banner 468x60


SEMARANG, journalpolice.id- Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang baru saja mendapat pejabat eselon II yang baru, dari kekosongan 11 pejabat sebelumnya. Berlangsung di Gedung Balai Kota lantai VIII, 10 pejabat eselon II telah di lantik Wali Kota Semarang.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi yang akrab disapa Hendi, menyampaikan kekosongan 1 jabatan tersebut. Dikarenakan masih dalam proses rekomendasi Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Ada 10 eselon II dari 11 jabatan kosong yang kita buka kemarin dan hanya satu yang belum bisa dilantik. Satu jabatan yang kosong yakni Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil),” jelas Hendi usai pelantikan, Rabu, 18 Mei 2022.

Kendati demikian, Pemkot Semarang sambung Hendi, sudah mengirim tiga nama calon pejabat. Untuk mengisi jabatan yang masih kosong tersebut.“Untuk Disdukcapil kita sudah lakukan seleksi sampai wawancara sudah ada tiga besar yang kita serahkan ke Menteri dan nanti akan dipilih salah satu oleh menteri,” ungkapnya.Sementara, terkait tugas dan tanggungjawab, Hendi juga berpesan kepada para pajabat yang sudah di lantik.

Agar mampu berinovasi, membuat program yang langsung menyentuh masyarakat, serta dirasakan sepenuhnya oleh warga Kota Semarang.”Saya selalu ingatkan integritas, dedikasi, loyalitas kinerja dan profesional.

Itu adalah hal wajib, tapi saat ini kita harus punya program yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” harapnya.Disisi lain, Wali Kota Semarang ini, juga menekankan kepada seluruh jajaran pejabat eselon II. Untuk tetap bersinergi, di masing-masing Dinasnya.

Terutama penggunaan anggaran, agar lebih bijak dan bermanfaat.“Jangan keblinger, karena itu penyakit. Misalnya, merasa sudah jadi kepala dinas lalu keblinger, main uang dan menekan bawahan. Bahkan merasa pintar. Makanya, saya harap teman-teman tetap andap asor dan low profile,” tandas Hendi.

Hendi menambahkan, jika harus mengeluarkan sejumlah anggaran yang cukup besar untuk program. Maka, program tersebut harus bisa dirasakan dampak positif, serta memiliki kualitas yang baik.*** (Sugiarto)

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.