banner 468x60

LAKSMI MUNDUR JADI SAKSI DI KPK, BEGINI TANGGAPAN KADIV HUMAS PKP

banner 160x600
banner 468x60

Semarang, journalpolice.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memanggil Laksmi Indrayani sebagai saksi pada pada Selasa (15/6).

“Lasmi Indaryani dikonfirmasi antara lain terkait dengan proses penganggaran untuk pengadaan berbagai proyek di Pemkab Banjarnegara pada 2019-2021,” ungkap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi awak media Rabu (15/6).

Namun Laskmi mengundurkan diri sebagai saksi untuk tersangka Budi Sarwono. Lasmi beralasan tidak layak menjadi saksi karena anak kandung Budhi Sarwono atau tersangka.

Menanggapi hal itu KADIV HUMAS pencegahan Korupsi dan Pungutan Liar (PKP) Jateng DIY Abdur Rosyid mengatakan, dirinya mempunyai dugaan kuat Laksmi kelak akan jadi tersangka.

Sekarang menolak jadi saksi itu sah sah saja selama alasannya sesuai undang-undang, tapi saya yakin KPK tidak akan berhenti di sini, Saudari L memungkinkan di panggil lagi menjadi saksi terkait tersangka yang lain, dan saya punya dugaan kuat saudari L berpotensi menjadi tersangka, terangnya Saat di konfirmasi oleh media JournalPolice.id pada Rabu (21/06)

Kita lihat saja episode berikutnya apa yang saya sampaikan ini benar atau tidak, saya sangat percaya integritas KPK, adanya pemanggilan untuk menjadi saksi tentu ada keterkaitan dengan keterangan atau pengakuan tersangka, terangnya.

Saat disinggung terkait laporan PKP ke KPK yang Viral di media sosial beberapa waktu lalu , pihaknya mengatakan masih terus mengawal dan berkoordinasi dengan pihak pihak terkait.

Kami tetap konsisten mengawal laporan yang sudah masuk, saat ini masih terus berkoordinasi dengan pihak terkait, dan menunggu saksi saksi di panggil untuk di periksa, kita berdoa saja semoga KPK diberi kemudahan dalam menjalankan tugasnya, jelas Rosyid saat di temui dikantornya Jalan Fatmawati Raya.
NO 14 RT 01/03 Petet Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang.| JP Sugi smg*

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.