banner 468x60

Konsolidasi Dengan Kejari Pati, GERAK : Usut Tuntas Dugaan Penyelewengan Dana BUMDESMA

banner 160x600
banner 468x60


Journalpolice.id | Pati – Sejumlah Jurnalis, Aktivis, Advokat, Ormas, LSM, dan Tokoh masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GERAK) melakukan konsolidasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati, Jawa Tengah. Senin, (15/11/2021)

Konsolidasi ini dimaksudkan mendesak dan mempercayakan Kejari Pati untuk mengambil langkah hukum, sebab sebelumnya GERAK sudah audensi dengan Komisi D DPRD Pati tidak menemukan titik temu terkait pengelolaan dana penyertaan yang disetor ke BUMDESMA yang nilainya milyaran rupiah dan di kelola oleh PT. MBSP tidak ada kejelasnya.

“Terkait dana penyertaan diBUMDESMA yang nilainya milyaran rupiah dikelola PT. MBSP seharusnya sudah bisa dirasakan masyarakat, akan tetapi masyarakat desa hanya menjadi penonton karena ulah sekelompok oknum yang berkepentingan.” Ujar Soponyono

Soponyono mengatakan, audensi dengan Komisi D DPRD Pati beberapa waktu lalu tak menemui titik temu, terjadi miss data dan saling klaim kebenaran masing masing antara Ketua BUMDESMA dan PT. MBSP.

“Ini jelas membuat kami kecewa, lantaran mekanisme pengelolaan dana BUMDESMA yang dikelola PT. MBSP mulai dari pembentukan, regulasi keuangan dan inisiator hanya sebuah fatamorgana saja dan permasalah ini harus ditangani secara serius oleh Kejari Pati.” Tegasnya.

Kejari Pati yang diwakili Kepala Seksi (Kasi) Intelegent, Teguh Dwi Cahyono beserta anggotanya mengapresiasi maksuda dan tujuan teman teman dari GERAK yang telah memberikan informasi terkait adanya dugaan penggelapan anggaran.

“Kami sudah memantau, kami juga sudah bentuk tim setelah adanya audensi di DPRD soal BUMDESMA. Saat itu juga kami langsung bergerak, kami mohon rekan-rekan yang tergabung dalam GERAK ikut membantu, mendukung dan mengawal kinerja kejaksaan karena kita sebagai mitra.” Ujar Teguh Dwi Cahyono.

Kejari Pati akan selalu terbuka, apalagi ini menyangkut persoalan anggaran Negara dan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

“Biarkan tim dari Kejaksaan bekerja, jika data yang kita butuhkan sudah terkumpul, maka akan kita upayakan untuk proses lebih lanjut.” Pungkasnya

( suf )

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.