banner 468x60

Klarifikasi Pemberitaan Tanggal 22 Juli 2021 Terkait Dampak Pencemaran Lingkungan Penggilingan Padi dan Jagung di Kamolan adalah itu CV.AMN dan Bukan PT.AKS

banner 160x600
banner 468x60

Journalpolice.id, Blora – Dampak lingkungan yang timbul akibat kegiatan penggilingan Padi dan Jagung di Kamolan akhir-akhir ini diketahui bukan merupakan milik PT. AKS melainkan milik CV. AMN. Dimana kedua perusahaan tersebut berada diwilayah dan lokasi yang sama yaitu Jl. Randublatung Km.03 Blora Desa Kamolan Kecamatan Blora Kabupaten Blora. Hal tersebut diketahui oleh awak media journalpolice.id dari laman youtube https://www.youtube.com/watch?v=Dm2JncFYHz4 yang diunggah oleh pemilik akun BLORA UPDATES pada tanggal 18 Agustus 2021.

Dalam video tersebut, Agustinus Setyawan yang mengaku sebagai pemilik CV. AMN menceritakan bahwa Angkasa ini berdiri sejak tahun 1981, dulunya hanya gudang dengan ukuran 35×60 meter persegi, tahun 1994 mendirikan penggilingan padi, tahun 2004 mendirikan pengeringan gabah. Dirinya juga menuturkan bahwa pada tahun tersebut juga sudah mempunyai IMB dan HO, kemudian pada tahun 2015, Angkasa dibagi menjadi dua yaitu CV. AMN (Angkasa Mitra Niaga) yang bergerak dibidang Penggilingan Padi dan Pengolahan Hasil Pertanian sementara untuk PT. AKS (Angkasa Mitra Niaga) bergerak dibidang Transportasi Angkutan Barang.

Pada berita sebelumnya, yang terdapat pada website http://www.journalpolice.id/tak-kooperatif-dampak-limbah-pabrik-pt-aks-warga-tutup-atau-pindahkan/ pada tanggal 22 juli 2021 awak media menyebutkan PT. AKS berdasarkan papan berjalan yang terdapat di pintu gerbang perusahaan, hal tersebut dikarenakan pada waktu awak media akan bertemu dengan pihak perusahaan hanya bertemu dengan satpam dan dimintai untuk menunjukkan surat tugas dan surat vaksin sehingga awak mesia hanya menulis berdasar papan berjalan.

Dalam hal ini, selaku awak media journalpolice.id mengklarifikasi kepada pihak PT. AKS dikarenakan tidak kooperatif dengan berbagai alasan dilontarkan kepada awak media, bahkan saat awak media bersama LPKSM putra Lawu melaporkan dampak lingkungan atas pembuangan limbah akibat debu yang bertebaran menggaggu kesehatan masyarakat mengadukan atas nama PT. AKS.

Perusahaan ketika didatangi LPKSM Putra Lawu untuk di klarifikasi terkait legalitas PT maupun CV menolak tidak bisa menemui dengan berbagai alasan.

Atas dasar Pengaduan dari masyarakat dan Papan Berjalan di gerbang perusahaan yang bertuliskan PT. AKS inilah yang menjadi dasar untuk mengadukan dampak lingkungan perusahaan atas nama PT. AKS kepada Pemerintah Kabupaten Blora terkait dampak Lingkungan bahkan Pemkab Blora tidak menolak dan menindaklanjuti pengaduan tersebut serta melakukan pengecekan dilokasi dampak lingkungan dan berjalan lancar. Saat berita ini diturunkan masyarakat masih menerima dampak debu akibat aktifitas perusahaan tersebut dan awak media journalpolice.id belum mendapatkan bukti tertulis yang menyatakan penggilingan padi tersebut merupakan milik CV. AMN(Prabu,Jp)

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.