banner 468x60

Ketua Pasopati Anggap, Kades Yang Melakukan Pelecehan Lambang Negara Tidak Paham Aturan

banner 160x600
banner 468x60

Journalpolice.id | PATI – Pandoyo, Ketua Pasopati kabupaten Pati yang juga Kepala Desa (Kades) Tegalharjo, kecamatan Trangkil, kabupaten Pati, Jawa Tengah, anggap Kades Sugihrejo, kecamatan Gabus, kabupaten Pati, tidak paham aturan terkait penggunaan Bendera Merah Putih sebagai lambang Negara.

“Ya mungkin dia tidak tau kalau Bendera Merah Putih tidak boleh digunakan untuk hal-hal seperti itu,” Kata Pandoyo saat dihubungi wartawan journalpolice.id melalui sambungan telepon, Selasa (23/8/2022)

Sebagai tokoh yang di tuakan di lingkup Kades se kabupaten Pati, sikap Pandoyo dinilai kurang tegas terhadap anggotanya yang di anggap melecehkan lambang negara saat perayaan HUT RI yang ke 77 beberapa waktu lalu.

“Insha Allah akan kita berikan pengertian dan sosialisasi berkaitan fungsi dan kegunaan lambang negara, biar kedepan tidak terjadi kesalahan dan hal-hal yang tidak di inginkan,” Inginya

Pandoyo berharap, yang bersangkutan tidak di proses secara hukum dengan UU yang berlaku dan hanya cukup meminta maaf saja masalah sudah selesai.

“Tentunya yang bersangkutan kami mohon untuk meminta maaf secara terbuka karena ketidak tahuanya,” Harapnya

Diketahui, bagi siapa saja, termasuk petugas negara yang merendahkan kehormatan lambang negara diatur dalam UU No.24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara dapat diancam hukuman penjara paling lama 5 Tahun dan denda maksimal 500 Juta rupiah.

( suf/jp )

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.