banner 468x60

Kasus Limbah B3 Tidak Ada Kaitanya Dengan PT. BRTK, Budi Setiawan : Itu Hanya Lelucon

banner 160x600
banner 468x60

Journalpolice.id | Rembang – Direktur utama PT. BRTK (Bumi Rejo Tirta Kencana) Budi Setiawan tepis isu adanya keterlibatan terkait penimbunan limbah B3 disejumlah titik dikabupaten Rembang, Jawa Tengah salah satunya di Desa Jatisari, kecamatan Sluke.

Pasalnya, kasus tersebut sudah tahap persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Rembang yang menyeret enam terdakwa dan berhembus isu ada keterlibatan campur tangan PT. BRTK.

Kepada sejumlah wartawan diruang kantornya, Senin (13/12/2021) Budi Setiawan mengataknan bahwa PT. BRTK tidak ada kaitanya dengan kegiatan atau aktifitas penimbunan limbah B3 dan menganggap isu itu hanya lelucon.

” PT. BRTK tidak ada kaitanya dengan permasalahan tersebut, hanya saja salah satu dari ke enam terdakwa meminjam excavator dari PT saya dan itupun hanya 1 excavator.” Kata Budi Setiawan

Budi Setiawan mengaku, jika alat berat atau excavator yang dipinjam dari salah satu ke enam terdakwa tersebut, sebelumnya sudah dijual, akan tetapi pihak kepolisian memintanya untuk mengambil excavator sebagai Barang Bukti (BB).

” Sekitar sebulan lalu, pihak kepolisian meminta saya untuk mengambil lagi exavator yangvsudah saya jual, dengan alasan excavator tersebut sebagai Barang Bukti dipersidangan.” Ungkapnya

Diketahui, satu kapal tongkang mampu memuat ±7.500 Ton limbah B3 dan mustahil sekali jika aktivitas bongkar muat hanya menggunakan satu excavator dan dua unit truck dump tronton daoam waktu 4 hari, sebab lebih dari 4 hari akan dikenakan penalti, mengingat lokasi penimbunan limbah B3 tidak hanya satu tempat, melainkan beberapa tempat berbeda.

( suf )

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.