banner 468x60

KARYAWAN DIRUGIKAN OLEH BOS KING & QUEEN PATI

612 views
banner 160x600
banner 468x60

JOURNAL POLICE.ID, PATI – Kebijakan yang diberikan pemilik tempat usaha KING & QUEEN di desa Karang Mulyo kecamatan Tambakromo kabupaten Pati nampaknya tidak sesuai dengan harapan para karyawan.

Pasalnya, Aturan yang dibuat oleh pemilik usaha terkesan sepihak, sehingga hal itu membuat para karyawan harus mengundurkan diri lantaran merasa dirugikan.

Dari data yang dihimpun media, sejumlah karyawan mengaku bahwa pemilik usaha KING & QUEEN dianggap sangat otoriter terhadap pekerjanya, sebab dalam memberika jam kerja diluar kemampuan karyawan, sehingga itu dinilai tidak konsisten dengan peraturan yang dibuat.

“sistem kerja yang ditawarkan terlalu memberatkan kami (karyawan), sehingga banyak karyawan yang mengundurkan diri karena merasa tidak mampu kerja disitu.” Ungkap salah satu karyawan yang enggan dipublikasikan namanya senin (15/10).

Ia mencontohkan misalnya, barang barang yang sudah kadaluarsa masa edarnya harus ditanggung karyawan, sehingga itu sangat memberatkan dan membebani para pekerja , selain itu ketika karyawan mengundurkan diri dan mau mengambil ijasah asli, pemilik KING & QUEEN justru mempersulit dan enggan memberikan ijasah tersebut.”Perjanjian untuk pengambilan ijasah itu hanya 1 minggu, dan itu juga tidak ada dalam aturan kontrak, tapi ketika kami mengundurkan diri dan ingin mengambil ijasan, dari pemilik tidak memberikan,”Keluhnya.

Ironisnya lagi, Pihak pemilik justru meminta uang 3 kali gaji kepada para karyawan yang akan mengundurkan diri apabila ingin mengambil ijasah yang saat ini masih ditahan,”Untuk ijasah kita disuruh nebus 3 kali gaji, padahal itu tidak ada kesepakatan, jadi aturan yang pemilik toko gunakan itu kami anggap sepihak dan hanya menguntungkan diri sendiri,”cetusnya.(red.mjp/rhdyt/yusuf )

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.