banner 468x60

Kapolri minta semua tahan diri, jangan angkat isu sensitif G30S

banner 160x600
banner 468x60

Kapolri menegaskan, ideologi komunisme sekarang ini sudah meredup. Bahkan, Rusia dan China sekarang ini justru mengarah kepada sistem kapitalis. Di Indonesia, sudah ada aturan dan larangan tegas terkait paham komunisme. Jika ada yang melanggar, Kapolri memastikan bakal menindak tegas.

“Aturan hukum yang ada saat ini, jelas ada Tap MPR ditambah dengan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 1999, tentang penyebaran ideologi termasuk marxisme, leninisme, komunisme dilarang. Jadi, sepanjang ada upaya penyebaran itu, bagi Polri jelas akan melakukan penegakan hukum,” katanya.

Kapolri berharap semua pihak menahan diri untuk tidak mengangkat isu-isu sensitif tersebut karena dapat membuka kembali luka lama. Mantan Kapolda Metro Jaya ini melanjutkan, bukan berarti melupakan sejarah tetapi ada waktu yang tepat untuk membicarakan isu-isu tersebut.

“Kembalikan saja ke penegakan-penegakan hukum. Kalau ada informasi tentang penyebaran ideologi, kami akan melakukan tindakan tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku oleh penegak hukum, khususnya Kepolisian,” katanya.

Menurutnya, publik harus cerdas memilah mana isu yang bermanfaat maupun yang kurang bermanfaat. Ini penting agar bangsa Indonesia bisa bersaing dalam kompetisi global antarnegara. Jangan sampai Indonesia sibuk ‘cakar-cakaran’ di dalam, dan kalah dengan negara yang lebih solid.

“Oleh karena itu di dalam negeri, kita harus solid sehingga ketika ada isu-isu yang sensitif, lihat konteksnya dulu, ‘timing’-nya tepat atau tidak,” katanya.

Editor : gendut

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.