banner 468x60

Kades Terpilih Majenang Sragen Dilaporkan Warganya ke Kejati Diduga Urus PTSL Sendirian Tanpa libatkan Panitia Lainya

banner 160x600
banner 468x60

JP__Sragen – Heboh Kades S Majenang Terpilih Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen di duga melakukan pungutan liar PTSL ( Program Tanah Sistematis Lengkap ) serta di duga Palsukan LPJ Karena Pokmas dan panitia tidak di libatkan sama sekali.

4 Orang Warga Majenang melaporkan dugaan pungutan liar di Desa Majenang Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen tersebut warga didampingi LPKSM Putra Lawu, berinisial AN, MAR,PA, YA, SR warga Majenang mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi Semarang, pada hari Rabo 8 Januari 2020 melaporkan Kades terpilih ST desa majenang sukodono sragen, bersama sama dibagian penerimaan laporan dan bisa dipantau bisa lewat telp kata petugasnya, sembari di beri nomor telp kantor sini helasnya.

Perwakilan LPKSM Putra Lawu Supardi dalam mendampingi warga mengungkapkan bahwa bersama 4 warga sengaja melaporkan dugaan pungutan liar dalam pengurusan PTSL karena masing-masing warga dimintai biaya pengurusan PTSL sebesar Rp650 ribu-Rp.750ribu by Name pemohon Sertipikat, bahkan dalam satu KK, 1.3juta dan 1.5juta perbidangnya kekajati semarang jelasnya.

Merujuk surat keputusan bersama (SKB) tiga kementerian, kata dia, biaya pengurusan PTSL sertifikat pendaftaran tanah sistematis lengkap yang dibebankan kepada masyarakat sebesar Rp150 ribu per bidang.

Jumlah bidang tanah yang diajukan sertifikatnya melalui PTSL diperkirakan mencapai 440 bidang tanah dalam pernyataan yang di tulis warga.

Semua alat bukti surat pernyataan warga dan perangķat desa lengkap dalam berkas laporan imbuhnya lagi.

Empat Warga meminta kepada Kejakasaan Tinggi semarang yang baru mengusut serta menindaklanjuti laporan tersebut, mengingat semua apa yang dilaporkan diduga dilakukan sendiri oleh Oknum kades tanpa melibatkan Pokmas, BPD dan perangkat desa bayan bayan sebagai saksi dalam pengukuran.

Sementara itu,surat akan ditembuskan Ke Presiden , Gubernur , Polri,Polda ,Polres juga ke Bupati Sragen, program presiden itu semua meringankan masyarakat tapi prakteknya kok gak kayak di medsos pas pak presiden berpidato terang salah satu warganya Sr.

bersamaan dikantor kejaksaan tinggi semarang ada kegiatan serah terima jabatan kepala kejaksaan lama ke yang baru.

Salah satu warga Yt mengungkapkan berdasar sudah adanya SKB tiga menteri, dia mengimbau pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam pengurusan PTSL tidak melakukan pelanggaran demi kepentingan pribadi berikutnya rakyat damai dan proses sesuai hukum.

Lpksm putra lawu akan mengkawal dan mengklarifikasi para pihak sehingga kebenaran akan memihak kepada semua kepentingan masyarakat dan akan kita publikasikan. ( spd /tim jp)

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.