banner 468x60

Kades Terlibat Politik Praktis Terancam Dipecat, Pidana Hingga Denda Puluhan Juta Rupiah

banner 160x600
banner 468x60

Journalpolice.id | PATI – Sejumlah Kepala Desa (Kades) di kabupaten Pati, Jawa Tengah yang terlibat politik praktis, pengurus partai dan menjadi anggota partai akan mendapatkan sangsi dan terancam dipecat dari jabatanya.

Dalam UU No.6 Tahun 2014 Tentang Desa, Kades memiliki peran sebagai pihak netral, Kades dilarang untuk ikut serta dalam pokitik praktis, tidak bisa menjadi pengurus partai politik atau anggota partai politik dan tidak dapat juga menjadi tim kampanye atau tim sukses peserta pemilu atau pilkada.

Sebelumnya, Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Imam Kartiko beberapa waktu lalu mengingatkan kepada Kades untuk tidak terlibat dalam politik praktis dan ia mengaku akan menindak lanjuti jika kedapatan Kades terlibat politik praktis.

“Akan kita tindak lanjuti sesuai aturan yang berlaku kalau ada pengaduan sesuai bukti dokumentasi bagi Kades atau Perangkat Desa yang terlibat pokitik praktis, karena sekali lagi saya ingatkan, bahwa Kades mauoun Perangkat Desa harus netral menjelang pemilu 2024 nanti,” Ungkap Imam Kartiko beberapa waktu lalu

Tidak hanya sangsi dan hingga dipecat dari jabatanya, sesuai UU No.7 Tahun 2017setiap Kades atau sebutan lain yang dengan sengaja membuat keputusan dan/ atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu peserta pemilu dalam masa kampanye juga di ancam pidana dan denda hingga puluhan juta rupiah.

Diketahui, belum lama ini ada sejumlah Kades aktif yang terlibat politik praktis menjadi pengurus atau anggota partai politik. Dan sebumnya juga diketahui ada sejumlah Kades dan Perangkat Desa yang ikut dalam kegiatan deklarasi kemenangan mendukung salah satu calon kandidat menjelang pemilu 2024.

(suf/jp)

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.