banner 468x60

JOKOWI SELAIN SERAHKAN BUKU TABUNGAN 5.320 DAN HUTANG KORBAN BENCANA ALAM WAJIB LUNAS

banner 160x600
banner 468x60


JOURNALPOLICE.ID,INTERNATIONAL,pimpinan umum LPKSM PUTRA LAWU berharap kepada jokowi selain bantuan langsung berupa uang santunan rata-rata 10jt sd 50jt di harapkan jokowi buat aturan bahwa beban beban hutang mereka di lunaskan agar tidak ada beban pikiran lagi walaupun ada asuransi mengkafer mereka, agar bisa masyarakat yang kena musibah LEGA DAN NYAMAN secara mental psikologi dalam mengunakan uang satunan bukan untuk memperbaiki rumah saja namun mereka lega dengan nyaman dan aman , tidak lagi ada beban paska pemulihan bencana yang terjadi.

kedua kali Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengunjungi Pulau Lombok. Kunjungan tersebut dilakukan terkait peninjauan proses rehabilitasi pascagempa, Minggu (2/9/2018).

Kepala negara tiba di bandara Lombok Internasional Airport sekitar pukul 16.00 Wita, bersama rombongan diantaranya, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Tito Karnavian,  Sekretaris Kabinet Pramono Anum dan rombongan.

Rombongan Presiden RI disambut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang sebelumnya telah hadir sehari sebelum kunjungan Presiden, Gubernur NTB TGH. M. Zainul Majdi.

Presiden Jokowi langsung menuju Lapangan Desa Pemenang Lombok Utara bersama dengan rombongan. Kunjungan kerja ini dalam rangka meninjau pembangunan pasca pemulihan gempa dan menyerahkan tabungan.

Secara simbolis Presiden Jokowi menyerahkan sebanyak 5.293 buku tabungan kepada masyarakat Kabupaten KLU yang terdampak gempa Bumi. Setelah tahap proses pendataan dan verifikasi bantuan ini akan secara bertahap diserahkan oleh pemerintah.

Jangan berpangkutangan dan diam kata presiden. Dia pun mengajak agar menjalani aktivitas dan rutinitas sebagaimana hari-hari sebelum gempa ini.

“Bagi yang berjualan kembali berjualan, bagi yang bertani kembali mulai garap sawah dan kebunnya,” kata dia.

Lanjuta kata Jokowi, pemerintah sudah menetapkan besaran bantuan. Bagi rumah yang rusak berat, pemerintah memberikan bantuan sebesar Rp 50 juta.“Tapi prioritas utama untuk rumah, karena akan dicek nanti bahwa uang harus benar-benar untuk bangun rumah,” jelasnya.

Bagi rumah yang rusak sedang, jumlah bantuan mencapai Rp 30 juta dan untuk rumah rusak ringan, jumlah bantuannya mencapai Rp 10 juta.

“Saya minta gunakan bantuan tabungan ini untuk membangun rumah yang baik dan tahan gempa. Gunakan sebaik mungkin, jangan boros dan menggunskan ke hal lain,” ujar Jokowi dihadapan masyarakat KLU.

Rencananya, rumah yang akan dibangun kembali untuk masyarakat Lombok adalah rumah dengan jenis tahan gempa alias “Risha” (Rumah Instan Sederhana Sehat).

“Dalam proses pembangunan “nanti akan didampingi pihak Kementrian PUPR, para Insinyur dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang ahli bangunan di Indonesia,” ucap mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Usai penyerahan buku tabungan, Presiden Joko Widodo bertolak ke desa Gunung Sari Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat untuk menemui masyarakat dampak gempa di Lapangan Gunung Sari dan menonton bersama penutupan Asian Games bersama masyarakat.

Jokowi akan berada di Lombok selama dua hari. memantau proses rekonstruksi pascagempa. Melakukan kunjungan kerja dengan beberapa agenda memantau  SMPN 6 Mataram dan RSUD Mataram dan agenda lainnya.red.mjp/rhdyt.sbrlink

 

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.