banner 468x60

Istri dan Anak Balita di Klaten Diduga di Tawan oleh Rekan Bisnis Suaminya, Salah Satunya Diduga Mengaku Anggota Polda Jabar

banner 160x600
banner 468x60

Klaten, JP– Seorang Istri dan anak Balita berusia 2 Tahun asal Klaten Jawa Tengah diduga ditawan alias dijadikan objek tahanan oleh rekan Bisnis suaminya, bernama H.Rahmat berserta gerombolannya yang berasal dari Jawa Barat.

Hingga hari ketiga, Istri dan Anak dari swd alias Romo belum kembali ke rumah dan tidak diketahui keberadaan nya.

Swd menceritakan, ” Ada beberapa hari lalu kejadian, yang mana saya punya masalah dengan orang bernama Rahmat, alamatnya Padalarang Kota Baru, Istri tidak tahu apa apa, Namun sebelumnya dari dulu itu saya disuruh untuk ketemu (Rahmat _Red) tapi cara menyampaikan dengan kekerasan dengan teror jadi saya tidak mau cari masalah dan menghindar untuk menjaga jangan ada hal yang tidak diinginkan, Saya mau mencari Pihak ketiga biar merasa damai, yang namanya Rahmat itu bawa rombongan 7 orang salah satunya yang mengaku anggota Polda Jawa Barat, mengambil Istri dan anak saya,” Urai Swd / Romo.

Lanjut Swd, pada hari Minggu (03/7/22) ” Jadi Istri dan anak saya dibawa ke Polsek Pedan Polres Klaten, jadi setelah saya tau di Polsek, Saya menghubungi Pengacara Saya,adv jamal setelah itu diurus pengacara saya dengan janji sanggup mempertemukan saya dengan (Rahmat) baru istri dan anak saya berhasil dibawa Pulang Jam 12 malam, kata Suwandi.

Kemudian esok hari nya Senin (04/7), pada Jam 10, Saya dapat laporan Saudara saya dari Rumah, Istri dan anak saya dibawa lagi oleh Rahmat dan rombongan itu, dan salah satu dari rombongan itu turun pamitan kepada Mertua dan mengatakan ” cuma ke depan,” dan mertua saya memberikan waktu, ” Ya satu jam saja, hanya untuk dimintai keterangan, namun hingga sampai saat ini belum kembali, Maka saya merasa sangat khawatir, dan kehilangan, Sekarang ini istri anak saya kemana, tapi pengacara pihak Rahmat melalui ke pengacara saya adv jamal mengatakan, katanya istri dan anaknya diperlakukan dengan baik, tapi menurut Saya (Swd) dalam Hukum Islam dan Hukum Negara itu sudah melanggar, tanpa persetujuan dari Saya, sebagai suami” Terang Swd pada wartawan Rabu (06/7/22).

Mengungkap Ikhwal permasalahan ini, Swd mengatakan, “Jadi permasalahan dengan Rahmat memang ada, tapi itu urusan perdata berawal dari rekan bisnis kerjasama tapi ada kegagalan, ini pun sudah 7 tahun yang lalu, dan selanjutnya itu sempat tidak ada hubungannya komunikasi selama bertahun-tahun, dan bangsa setahun ini Dia menanyakan terkait Kerja sama itu, tapi saya Jawab, Ya kalau memang ada Kerugian ya, berapa yang mau ditanggungkan ke Saya ya saya Ganti, tapi kalau buktinya, ya Kamu Rugi ya rugi jadi sama sama ga Hasilnya, nah Dia itu tidak Terima, Saya sudah keluarkan uang kerugian saya harus diganti 2 Milyar, ya kalau saya ga merasakan masa saya harus ganti, transfernya berapa ya itulah yang saya Ganti, nah itu tapi kekurangan dalam perjanjian itu bukan pernyataan, jadi itu kan perjanjian itukan perdata apapun bentuknya itu,” Jelasnya.

Dengan demikian, Kata Swd, Dirinya berencana akan melaporkan kejadian ini ke Pihak Polres Klaten, ” Ya Saya koordinasi dengan Pengacara saya, adv jamal atas kejadian ini, dan keselamatan Anak istri saya, Saya akan melaporkan ke Pihak Polres Klaten,” tutupnya. (Red)

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.