banner 468x60

Irjen Heru Winarko sebagai kepala Badan Narkotika Nasional (BNN)

banner 160x600
banner 468x60

Journalpolice.id

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akhirnya memilih  Irjen Heru Winarko sebagai kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Deputi Penindakan KPK itu menggantikan Komjen Budi Waseso.

Pelantikan dijadwalkan berlangsung Kamis (1/3/2018) di Istana Negara, Jakarta. Hal itu dibenarkan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Rabu (28/2/2017). Acara itu berlangsung pukul 09.00 WIB.

Juru Bicara Presiden, Johan Budi SP mengatakan, keputusan pergantian kepala BNN tersebut diambil Presiden Jokowi pada Rabu (28/2). Sebelumnya, ada tiga nama yang diusulkan, yakni Kalemdikpol Polri Komjen Moechgiyarto, Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto, dan Heru Winarko.

“Tentu Presiden punya ukuran-ukuran untuk memilih Kepala BNN. Ukuran-ukuran itu bisa didapat dari banyak masukan, di antaranya dari Kapolri. Kriteria yang paling baiklah, yang profesional, integritasnya tinggi, bagus, berani, gitulah. Saya kira itu,” kata Johan.
Siapa Heru Winarko? Jenderal bintang dua ini memang tak sepopuler Budi Waseso.

Namun, kariernya tergolong cemerlang Usai bertugas sebagai kepala Polda Lampung pada 2012, dia ditarik menjadi Staf Ahli Bidang Ideologi dan Konstitusi Menko Polhukam pada 2015.
Tak lama jadi staf ahli, Heru ditarik ke KPK. Ketua Sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Taufiequrachman Ruki melantik Irjen Pol Heru Winarko menjadi Deputi Bidang Penindakan, di gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/10/2015).

Perwira tinggi Bhayangkara ini juga telah dianugerahi sejumlah tanda jasa, antara lain Satya Lencana Kesetiaan VIII, Satya Lencana Kesetiaan XVI, Satya Lencana Kesetiaan XXIV, Satya Lencana Dwidja Sistha, Satya Lencana Karya Bhakti, Satya Lencana Ksatria Tamtama dan Bintang Bhayangkara Nararya.

Heru merupakan lulusan Akpol tahun 1985. Pria kelahiran Jakarta 1 Desember 1962 itu pernah menjabat Asisten Deputi 4/V Kamnas Kemenko Polhukam pada 2010, Wadir III/Tipikor Bareskrim Polri pada 2010, Wadir II/Eksus Bareskrim Polri pada 2009, Penyu Tk II Dit II/Eksus Bareskrim Polri pada 2009, dan Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Redaksi : Sus jp

Editor : gendut jp

Email Autoresponder indonesia
author
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.